Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Peran MPR Diharapkan Makin Kuat dalam Mengawal Bangsa

📅 Rabu, 30 Agu 2023, 01:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Peran MPR Diharapkan Makin Kuat dalam Mengawal Bangsa Doc: Koran Jakarta/M. Fachri
Ket. Tasyakuran hari konstitusi -- Ketua MPR Bambang Soesatyo pada Tasyakuran Hari Konstitusi dan HUT Ke-78 MPR, di Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (29/8). Tasyakuran ini diramaikan dengan berbagai rangkaian acara seperti lomba karya foto jurnalistik, lomba karya tulis, lomba catur hingga stand up comedy.

JAKARTA - Sepanjang sejarah negeri ini, MPR terus mengalami perubahan dalam peran yang dimainkan, serta kekuasaan yang dimiliki. Untuk itu, diharapkan peran MPR semakin kuat dalam mengawal bangsa dan negara di masa akan datang.

"Kami tidak tahu persis angin sejarah akan membawa MPR ke bentuk peran dan kekuasaan seperti apa. Tapi saya berharap, kami semua berharap, peran MPR di masa depan itu bisa kian kuat untuk mengawal perjalanan bangsa dan negara ini ke arah yang lebih baik," kata Ketua MPR, Bambang Soesatyo (Bamsoet), pada peringatan Tasyakuran Hari Konstitusi dan HUT ke-78 MPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (29/8).

Bamsoet menjelaskan perubahan itu sejalan dengan dinamika dalam kehidupan politik di Indonesia, yang terus mencari bentuk terbaik, untuk menegakkan kedaulatan rakyat dan mencapai kesejahteraan bersama.

Dia merasa bersyukur hingga usia ke-78, MPR telah menjadi bagian dari kerja keras bangsa, untuk mencapai tujuan pemerintahan negara, yakni melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.

Bamsoet menegaskan sejarah MPR adalah cerminan sejarah negeri ini dalam pencarian jati dirinya. Dia meyakini pencarian jati diri, tidak akan pernah berhenti selama Indonesia masih ada. "Dinamika adalah keniscayaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara" ujarnya.

Menurut Bamsoet, MPR mengalami perubahan yang terus-menerus, sejalan dengan dinamika dalam kehidupan politik di Indonesia. Jika di masa lalu MPR disebut sebagai lembaga tertinggi negara, kini MPR adalah lembaga tinggi negara yang sejajar dengan lembaga-lembaga tinggi lain. MPR merupakan lembaga perwakilan, yang anggotanya memperolah mandat langsung dari rakyat, lewat pemilihan umum anggota DPR dan DPD.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.