Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ditilang, 50 Pemotor Lawan Arus

📅 Rabu, 30 Agu 2023, 05:29 WIB | Oleh:
Ditilang, 50 Pemotor Lawan Arus Doc: ANTARA/Luthfia Miranda Putri
Ket. Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Ade Ary Syam memberikan keterangan kepada wartawan, Jakarta, Selasa (29/8/2023).

JAKARTA - Masih saja banyak pengendara melawan arus meski sudah terjadi tabrakan truk lawan tujuh pemotor beberapa waktu lalu. Kali ini, Polres Metro Jakarta Selatan menilang 50 pengendara sepeda motor melawan arus lalu lintas di Jalan Ciputat Raya, Kebayoran Lama.

"Dalam waktu 15 menit saja ditemukan 50 pelanggar lalu lintas. Ini sangat memprihatinkan," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Ade Ary Syam kepada wartawan di Jakarta, Selasa (29/8).

Ade menuturkan penindakan dilakukan Polres Metro Jakarta Selatan, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan, dan jajaran Polsek Kebayoran Lama. Kegiatan razia ini sebagai bentuk penegakan hukum terhadap pelanggar di salah satu dari 31 titik rawan pelanggaran lawan arah yang dipetakan Polres Metro Jakarta Selatan.

"Razia ini kami didukung dengan alat tilang elektronik mobile dari Satlantas Wilayah Jaksel," terangnya. Selain menjatuhkan sanksi tilang, dia juga mengimbau pengendara tidak melawan arah karena sangat berbahaya bagi keselamatan diri maupun orang lain.

Ade menegaskan, ke depanakan dikerahkan lebih banyak personel untuk berjaga. Namun dia mengakui tidak bisa melakukannya selama 24 jam. Maka, butuh kesadaran dari pengguna jalan untuk menghindari kecelakaan. "Kemudian akan dipasang ETLE statis di sejumlah titik yang diharapkan juga mampu mencegah pelanggaran," tuturnya.

Polres Metro Jakarta Selatan memetakan 31 titik rawan pengendara melawan arus. Di antaranya, Jalan KH Abdullah Syafei, Bukti Duri (arah Stasiun Tebet), Jalan KH Abdullah Syafei, Kebon Baru (perempatan Selmis), Jalan Dr Saharjo, Manggarai (Terminal Bus Manggarai) dan Jalan Casablanca.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

55 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

58 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.