Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Diperlukan Inovasi dan Kolaborasi dalam Hadapi Polusi Udara

📅 Rabu, 30 Agu 2023, 16:14 WIB | Oleh:
Diperlukan Inovasi dan Kolaborasi dalam Hadapi Polusi Udara Doc: Istimewa.
Ket. Program pengembangan kebun bibit yang dilakukan BNI.

JAKARTA - Dalam mengatasi polusi udara tidak dapat diatas oleh pemerintah sendiri, diperlukan inovasi dan kolaborasi dari semua pihak termasuk pihak swasta dalam menghadapi masalah tersebut.

Untuk itu, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI berkomitmen untuk ikut proaktif dalam upaya pengurangan polusi. Hal ini dilakukan sebagai bentuk kontribusi BNI dalam menjaga lingkungan sekaligus penguatan fungsi keuangan berkelanjutan.

Direktur Utama BNI, Royke Tumilaar menyampaikan, polusi udara di DKI Jakarta menjadi f isu yang semakin penting untuk menjadi perhatian bagi berbagai pihak termasuk perbankan. Dimana pihaknya berkomitmen semakin proaktif dalam penjagaan lingkungan dengan menggalakkan berbagai program bisnis sekaligus tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL).

"Isu terkait polusi adalah tantangan bersama yang perlu kita carikan solusinya. Sebagai bank dengan rating A dari MSCI, BNI tentunya proaktif berkontribusi dalam menjaga lingkungan sekaligus penguatan fungsi keuangan berkelanjutan," kata Royke dalam keterangan tertulisnya, Rabu (30/8).

Dia juga menyampaikan, salah satu langkah nyata yang telah dilakukan BNI adalah pemberian insentif untuk pinjaman portofolio hijau dengan meluncurkan pembiayaan bersuku bunga rendah untuk kepemilikan kendaraan listrik.

Selanjutnya, kata Royke BNI telah berkolaborasi dengan PLN dalam pembangunan infrastruktur stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) skema partnership pertama di Tanah Air.

Langkah ini dilakukan untuk menyukseskan program pemerintah dalam percepatan pembentukan ekosistem Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) di Indonesia.

"BNI juga telah mulai menggandeng beberapa korporasi untuk program Sustainability Linked Loan yang digunakan untuk investasi bisnis berkelanjutan nasabah. Di sisi lain, BNI juga telah menerapkan konsep green di internal BNI, salah satu contohnya yakni pembangunan gedung Menara BNI Pejompongan yang dibangun dengan konsep green building," katanya.

Ditegaskan Royke. BNI juga bank milik negara yang memberikan perhatian serius terhadap pengelolaan lingkungan hidup.

Beberapa aktivitas yang dilakukan BNI antara lain rehabilitasi lingkungan kawasan pesisir Pantai Anyer, Banten dan hulu Sungai DAS Citarum, Jawa Barat melalui program pengembangan kebun bibit, melakukan penanaman dan perawatan pohon di area tersebut.

"Semua langkah ini menjadi upaya bagi BNI untuk tetap menjaga lingkungan kita," tutupnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

31 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Olahraga
Mulai 2027, Aturan Pelacaka...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.