Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wali Kota: Normalisasi Jalan Stasiun Barat dongkrak perekonomian

📅 Senin, 28 Agu 2023, 23:25 WIB | Oleh:
Wali Kota: Normalisasi Jalan Stasiun Barat dongkrak perekonomian Doc: Antara/Aditya Rohman
Ket. Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi saat meninjau langsung normalisasi Jalan Stasiun Barat, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Jabar pada Senin, (28/8).

Sukabumi, Jabar - Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi mengatakan, normalisasi Jalan Stasiun Barat, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Jawa Barat bertujuan untuk mendongkrak perekonomian masyarakat.

"Jalan Stasiun Barat ini bertahun-tahun tidak bisa dilalui angkutan kota (angkot) karena terhalang lapak pedagang, untuk itu Pemkot Sukabumi mengeluarkan kebijakan untuk melakukan normalisasi jalan ini sesuai dengan peruntukannya," kata Fahmi usai meninjau lokasi Jalan Staisun Barat yang tengah dilakukan penertiban dan penataan pada Senin, (28/8).

Menurut Fahmi, Jalan Stasiun Barat merupakan salah satu pusat perbelanjaan di Kota Sukabumi dan terdapat banyak kios yang menjual beraneka ragam barang hingga kebutuhan pokok masyarakat.

Namun, karena jalan tersebut tidak bisa dilalui kendaraan perputaran ekonomi karena terhalang lapak pedagang kaki lima (PKL) dan bangunan menyebabkan aktivitas perdagangan menjadi lesu.

Maka dari itu, tujuan dari normalisasi ini untuk meningkatkan aktivitas perdagangan sehingga bisa menjadi daya ungkit perekonomian Kota Sukabumi khususnya masyarakat dan pedagang, karena jalan itu akan kembali bisa dilalui berbagai jenis kendaraan dan tentunya angkot.

"Dibukanya kembali Jalan Stasiun Barat untuk trayek angkot dapat berdampak pada jumlah konsumen yang berbelanja ke berbagai toko yang ada di sepanjang ruas jalan tersebut. Sementara pedagang yang terkena penertiban untuk pindah lokasi yang telah disediakan Pemkot Sukabumi, tambahnya.

Sementara, Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Sukabumi, Ayi Jamiat mengatakan dalam penertiban ini pihaknya mengerahkan puluhan personelnya yang dibantu petugas dari unsur TNI dan Polri.

Selama penertiban ini tidak ada penolakan ataupun kendala, karena jauh hari sebelum dilaksanakan kegiatan ini pihaknya sudah melalukan sosialisasi kepada para pedagang yang lapaknya terkena imbas dari penataan tersebut.

Pihaknya pun menargetkan penertiban ini bisa selesai dengan cepat karena pada 10 September 2023 ditargetkan angkot bisa kembali melintasi Jalan Stasiun Barat. Antisipasi adanya kembali oknum pedagang yang mendirikan lapaknya, pihaknya pun tetap menyiagakan personel di lokasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.