Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Unggulan Prancis Tumbang di Tangan Latvia

📅 Senin, 28 Agu 2023, 13:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Unggulan Prancis Tumbang di Tangan Latvia Doc: istimewa
Ket. basket

JAKARTA - Kejuaraan Piala Dunia Bola Basket mulai diwarnai kejutan. Hal itu terjadi ketika tim kuat dan unggulan Prancis dilibas kuda hitam Latvia, Minggu (27/8). Pelatih timnas basket Latvia Luca Banchi mengatakan kerja keras anak-anak asuhnya menjadi kunci timnya mampu memenangkan gim kedua dengan skor tipis 88-86 melawan Prancis di Grup H FIBA Basketball World Cup atau Piala Dunia FIBA 2023 yang dimainkan di Indonesia Arena Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu.

Pada laga itu, Latvia terus tertinggal sampai kuarter ketiga dengan skor 33-26, 53-49, dan 74-62. Namun, pada kuarter keempat, pada lima menit terakhir dimulai dari skor 74-77, negara kawasan Eropa Utara itu terus menguntit Prancis dengan ketat hingga kemudian membalikkan keadaan menjadi 88-86.

Sebagai pelatih, Luca Banchi menyebut kunci kemenangan timnya bukanlah keajaiban yang datang tiba-tiba, melainkan adalah kerja keras yang telah dibangun sejak ia menukangi Latvia pada 2021.

"Kami sebenarnya tidak melakukan apa pun. Itu adalah tim yang telah bekerja keras bersama sejak dua tahun. Mereka tahu apa yang harus dilakukan," kata Luca Banchi melalui jumpa pers setelah pertandingan.

Kemenangan ini, kata Luca Banchi, adalah sebuah awal yang baik untuk membangun identitas pebasket-pebasket Latvia yang sebelumnya menurutnya dikenal dengan beberapa stereotip buruk.

"Sejak awal kedatangan saya, ada misi untuk menghancurkan beberapa stereotip yang mendefinisikan pemain Latvia tidak bisa bermain bertahan, tidak mampu bermain dengan usaha, tidak mampu menunjukkan kepribadian dalam genggaman. Dan saya yakin hari ini adalah satu langkah lagi untuk membangun identitas yang baik," kata Luca Banchi.

Dalam kesempatan yang sama, sebagai pelatih yang menahkodai tim debutan di Piala Dunia FIBA yang sejauh ini telah memberikan kejutan dengan menyingkirkan tim favorit juara Prancis, pelatih 58 tahun itu membeberkan hal yang spesial dalam timnya adalah adanya hubungan personal yang sangat kuat antarindividu.

Salah satunya terlihat bagaimana bintang andalan mereka Kristaps Porzingis yang masih ikut bersama tim untuk terbang ke Indonesia guna mendukung secara langsung walau tidak bermain karena menderita cedera.

"Anda melihat bagaimana respons Kristaps Porzingis setelah cedera. Dia sangat ingin berada di sini. Dia sangat ingin menjadi bagian. Dia berpartisipasi aktif dalam pekerjaan kita sehari-hari," beber Luca Banchi.

"Jadi itulah yang membuat Latvia istimewa. Dari sisi saya, berdasarkan pengalaman membangun hubungan pribadi yang sangat kuat dan hebat," lanjutnya.

Latvia akan menghadapi Kanada di partai pamungkas Grup H untuk menentukan pemuncak klasemen grup. Berkomentar soal laga itu, Luca Banchi sadar tim lawan bermaterikan nama-nama bintang mulai dari Dillon Brooks, Kelly Olynyk, hingga Shai Gilgeous-Alexander.

Namun, ia mengatakan akan berusahan keras menemukan cara guna meladeni permainan melawan tim asuhan Jordi Fernandez tersebut. "Kanada adalah tim yang sangat kuat. Kami harus menemukan sumber untuk bersaing. Itulah misinya. Kami sudah mencapai 16 besar. Sungguh menakjubkan," ucap Luca Banchi.

Hal yang sama juga dikatakan Davis Bertans yang pada gim melawan Prancis mencetak 15 points, 4 rebound, dan 2 assists. "Semakin banyak kemenangan yang bisa kita kumpulkan sekarang, semakin besar peluang kita untuk melangkah lebih jauh (di Piala Dunia FIBA 2023) dan melakukan sesuatu yang lebih istimewa (sebagai tim debutan)," kata forward timnas Latvia tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.