Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berita Gembira, NTB Kembali Ekspor 2,36 Ton Vanili ke Amerika Serikat

📅 Senin, 28 Agu 2023, 17:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Berita Gembira, NTB Kembali Ekspor 2,36 Ton Vanili ke Amerika Serikat Doc: ANTARA/Nur Imansyah
Ket. Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkieflimansyah bersama Kepala Deputi Perwakilan Bank Indonesia NTB, Ahmad Fauzi melepas ekspor 2,360 ton komoditi vanili organik ke Amerika Serikat senilai Rp3 miliar di Kantor Perwakilan Bank Indonesia di Kota Mataram, Senin (28/8/2023).

Mataram - Berita gembira, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat kembali mengekspor 2,36 ton komoditi vanili organik ke Amerika Serikat senilai Rp3 miliar sehingga membuktikan komoditas tersebut sudah bisa diterima di pasar internasional.

Gubernur NTB Zulkieflimansyah mengaku gembira ada orang lokal NTB melakukan ekspor komoditi vanili yang memiliki nilai Rp3 miliar atau setara 2,360 ton vanili organik.

"Kita berharap ekspor ini bisa menularkan produk turunan yang lain yang akan memancing ekspor-ekspor produk yang memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi," ujarnya di Kantor Perwakilan Bank Indonesia di Kota Mataram, Senin.

Menurut dia, ekspor ini penting karena memaksa untuk belajar dengan kualitas. Mereka tidak ada toleransi kalau tidak sesuai dengan kualitas, maka tidak akan diterima.

"Kita harus meningkatkan kemampuan dan teknologi. Dengan adanya umpan balik inilah sehingga memaksa untuk meningkatkan kinerja kualitas di pasar global," katanya.

Sementara itu, Kepala Deputi Perwakilan Bank Indonesia NTB, Ahmad Fauzi mengapresiasi yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang menangani kegiatan ekspor vanili ke Amerika Serikat tersebut.

"Semoga tim genjot ekspor mampu meningkatkan nilai dan volume transaksi ekspor dari NTB," ujarnya.

Ia menambahkan, khusus vanili Bank Indonesia telah melakukan tiga kunci sukses dalam membantu petani untuk melakukan ekspor vanili organik dengan negara tujuan Amerika Serikat.

Tiga kunci sukses itu, kata dia, dimulai dari sisi hilir dengan memfasilitasi petani dengan eksportir, selanjutnya industrialisasi pengolahan vanili berupa pemberian bantuan peralatan kepada kelompok tani.

"Kemudian dari tiga dari sisi hulu melalui penyediaan bahan baku vanili organik kepada sejumlah kelompok petani di NTB," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Dua Kapal Tanker Minyak Dis...
Megapolitan
Transjakarta Larang Aktivit...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.