Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Ekspor, Wilayah Perairan Biak Berpotensi Ikan Tuna Yellow Fins

📅 Minggu, 27 Agu 2023, 01:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Ekspor, Wilayah Perairan Biak Berpotensi Ikan Tuna Yellow Fins Doc: ANTARA/Muhsidin
Ket. Hasil penangkapan ikan tuna Yellow Fins dari kapal nelayan di pelabuhan Biak untuk diekspor ke negara tujuan.

Biak - Wilayah Penangkapan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) 717 perairan Teluk Cenderawasih Kabupaten Biak Numfor, Papua memiliki potensi ikan tuna jenis Yellow Fins hingga satu juta ton/tahun sangat berpeluang diekspor ke Jepang, Amerika Serikat dan China.

"Potensi perikanan di perairan Teluk Cenderawasih dan Samudera Pasifik ini sebesar satu juta ton, sedangkan ikan yang boleh ditangkap di perairan ini sebesar 843.755 ton dengan jenis Ikan tuna pelagis, lobster, cumi-cumi serta jenis ikan lainnya," ujar Sekretaris Perikanan Biak Y.Insiren pada penjajakan mitra bisnis badan usaha kampung di Biak, Sabtu.

Ia mengakui, meski potensi perairan Biak dengan berbagai jenis ikan tetapi belum banyak dilirik badan usaha kampung membidik usaha perikanan.

Insiren mengajak pengelola BumDes diberbagai kampung dan distrik untuk dapat melirik potensi Perikanan yang begitu menjanjikan peluang mendatangkan uang bagi nelayan setempat.

"Pihak Dinas Perikanan Biak siap mengajak badan usaha kampung untuk berdiskusi mengembangkan sektor perikanan di WPP 717," sebut Insiren.

Saat ini potensi ikan tuna yang dikelola mitra pemerintah pada Sentra Kelautan Perikanan Terpadu Biak, menurut Insiren, hingga saat ini sudah rutin diekspor ke negara tujuan Jepang melalui bandara Narita.

"Setiap Kamis ekspor ikan tuna ke Jepang sampai saat ini masih berjalan lancar melalui bandara Frans Kaisiepo Biak," sebut Insiren.

Ia mengajak, BumDes yang ada di setiap kampung untuk dapat mengeluti usaha perikanan seperti budidaya, penangkapan ikan dan pengelolaan ikan.

"Dinas perikanan siap membantu BumDes di Kabupaten Biak Numfor mengembangkan usaha Perikanan," harap Insiren.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.