Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Junta Militer Niger Usir Dubes Prancis, Paris Menolak

📅 Sabtu, 26 Agu 2023, 10:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Junta Militer Niger Usir Dubes Prancis, Paris Menolak Doc: AP
Ket. Tangkapan layar - Pemimpin junta militer Niger Jenderal Abdourahmane Tchiani.

NIAMEY - Penguasa militer Niger yang mengambil alih pemerintahan pada Juli lalu memberi waktu 48 jam kepada Duta Besar Prancis untuk meninggalkan negara itu, kata Kementerian Luar Negeri Niger dalam sebuah pernyataan, Jumat (25/8).

Hubungan antara rezim baru di Niamey dengan beberapa negara Barat serta blok ECOWAS di Afrika Barat, telah memburuk sejak kudeta 26 Juli.

Pemerintah Prancis dengan cepat menolak perintah tersebut dan menegaskan tidak mengakui otoritas penguasa militer di Niger.

Kementerian Luar Negeri Prancis mengatakan kepada AFP pada Jumat malam, "Pemberontak tidak memiliki wewenang untuk mengajukan permintaan ini, persetujuan duta besar hanya dari otoritas terpilih yang sah di Niger."

Ultimatum terhadap utusan Prancis tersebut muncul beberapa hari setelah ECOWAS mengancam akan melakukan tindakan militer untuk membatalkan kudeta yang menggulingkan Presiden Mohamed Bazoum.

Paris telah berulang kali mendukung seruan ECOWAS untuk mengembalikan kekuasaan Presiden Bazoum.

Prancis memiliki 1.500 tentara yang berbasis di Niger yang membantu Bazoum memerangi pasukan jihad yang aktif di negara tersebut selama bertahun-tahun.

Tekanan dari ECOWAS

Sebelumnya pada Jumat, Komunitas Ekonomi Negara-negara Afrika Barat (ECOWAS) mendesak pemimpin kudeta di Niger untuk mempertimbangkan kembali posisi mereka dan mendorong kembalinya pemerintahan sipil. Ancaman tindak kekerasan masih "sangat mungkin terjadi".

Meskipun para jenderal yang menggulingkan Bazoum menyerukan masa transisi selama tiga tahun, ECOWAS menuntut agar tatanan konstitusional segera dikembalikan.

Dengan banyaknya delegasi yang berdatangan ke Niamey, ECOWAS mengatakan perundingan tetap menjadi prioritas ketika para menteri pertahanan mempersiapkan misi siaga untuk kemungkinan "penggunaan kekuatan yang sah" guna memulihkan demokrasi jika diperlukan.

"Bahkan sekarang, belum terlambat bagi militer untuk mempertimbangkan kembali tindakannya dan mendengarkan alasan karena para pemimpin regional tidak akan membiarkan kudeta," kata presiden komisi ECOWAS Omar Alieu Touray kepada wartawan di Abuja.

"Masalah sebenarnya adalah tekad masyarakat untuk menghentikan kudeta di wilayah tersebut."

ECOWAS telah menerapkan sanksi terhadap Niger untuk menekan rezim baru.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pameran Batik Jadi Pilihan ...
Luar Negeri
Ilmuwan Ungkap Gletser Swis...
Advertisement
Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.