Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gerak Cepat, Ridwal Kamil: Rekayasa Cuaca Disiapkan Padamkan Kebakaran Sarimukti

📅 Sabtu, 26 Agu 2023, 00:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, Ridwal Kamil: Rekayasa Cuaca Disiapkan Padamkan Kebakaran Sarimukti Doc: ANTARA/HO Pemprov Jawa Barat
Ket. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memberikan keterangan terkait kebakaran TPA Sarimukti di Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat (25/8/2023).

Bandung - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan bahwa langkah-langkah untuk pemadaman kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat terus dilakukan diantaranya sedang dipersiapkan bom air (water bombing) dan juga rekayasa cuaca.

Saat ini, kata Ridwan Kamil, dirinya telah berkoodinasi dengan berbagai pihak, khususnya dengan Badan SAR Nasional (Basarnas), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hingga pemadam kebakaran (damkar) untuk penanganan kebakaran TPA Sarimukti.

"Water bombing dengan helikopter oleh Basarnas dan BNPB itu juga sedang berproses, untuk BMKG menunggu ada bibit-bibit awan yang sudah siap memindahkan rekayasa cuaca dari Banten ke Sarimukti," Ridwan Kamil di Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat.

Lebih lanjut, Ridwan Kamil mengatakan untuk penanganan di darat, dia sudah menginstruksikan kepada petugas pemadam kebakaran (damkar) dengan memberikan cairan kimia untuk mengantisipasi bahaya gas metan di bawah permukaan sampah.

"Di darat ada damkar yang airnya akan kita campur dengan cairan kimia karena kebakarannya, khusus ada gas metan yang memperparah," kata Ridwan Kamil.

Terkait penanganan sampah yang menumpuk karena imbas dari kebakaran ini, Ridwan Kamil memerintahkan untuk mencari tempat penampungan sampah sementara yang tidak jauh dari TPA di wilayah Sarimukti, karena alasan dinamika masyarakat.

"Karena kalau di wilayahnya bukan Sarimukti ada dinamika dengan masyarakat itu lebih kompleks lagi, jaraknya tidak terlalu jauh, sehingga masih di zona yang namanya TPA," kata dia.

Dia juga mengimbau kepada masyarakat untuk bisa mengurangi produksi sampah di tengah keprihatinan kebakaran yang melanda TPA Sarimukti.

"Saya imbau masyarakat untuk mengurangi bersama-sama membantu mengolah sendiri, menahan diri dulu jangan dikit-dikit buang sembarangan dan lain sebagainya," katanya.

Dikabarkan kebakaran yang mulai berkobar sejak Sabtu (19/8) dan pada Kamis (24/8) melanda zona 4, zona 3, dan zona 2, pada Jumat ini api sudah masuk ke zona 1 dan luasan kebakaran sudah mencapai 19 hektare.

Hingga saat ini, TPA Sarimukti masih dilakukan pemadaman oleh berbagai pihak, mulai dari pihak Bandung Barat, Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Cianjur, dan juga dari wilayah lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Nasional
Pengungkapan Narkotika Keta...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

4 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.