Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Kebakaran Hutan, Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Ancaman Karhutla

📅 Sabtu, 26 Agu 2023, 00:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Kebakaran Hutan, Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Ancaman Karhutla Doc: ANTARA/ M Ghofar
Ket. Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Kaltim Agus Tianur.

Samarinda - Cegah kebakaran hutan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Timur (Kaltim) meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), karena saat ini masih masuk musim panas yang rawan terjadi karhutla.

"Seiring dengan adanya peringatan dini yang disampaikan oleh BMKG bahwa musim kemarau masih terjadi dalam beberapa bulan ke depan, maka kami telah meningkatkan kewaspadaan untuk melakukan mitigasi bencana karhutla," ujar Kepala Pelaksana BPBD Kaltim Agus Tianur di Samarinda, Jumat.

Mitigasi yang dilakukan tersebut berupa pencegahan maupun penanganan yakni dengan pencegahan untuk meminimalisir atau bahkan menghindari adanya karhutla.

Sedangkan untuk penanganan karhutla, pihaknya telah melakukan sejumlah hal seperti mengikuti apel siaga karhutla bersama BPBD kabupaten/kota dan pihak terkait, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, sehingga jika ada karhutlamaka tim cepat bergerak menangani karena telah terlatih.

Pihak terkait baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota yang diajak kolaborasi tersebut antara lain dinas kehutanan, dinas pertanian, dinas perkebunan, brigade kebakaran, masyarakat peduli api, petani peduli api, hingga dinas pemadam kebakaran.

Kolaborasi dengan banyak pihak dilakukan karena memang semuanya memiliki tugas dan fungsi masing-masing, seperti dinas kehutanan yang bertanggungjawab terhadap kawasan kehutanan, dinas pertanian mengamankan lahan pertanian, dinas perkebunan berwenang terhadap kawasan perkebunan, dan tugas lain dari masing-masing pihak.

Sedangkan untuk pencegahan, hal yang telah pihaknya lakukan antara lain menjalin kerja sama dengan pihak terkait untuk sama-sama waspada dan saling mengingatkan, seperti sosialisasi tentang larangan melakukan pembakaran terhadap sisa pengelolaan lahan pertanian maupun perkebunan.

"Akhir-akhir ini selalu ada muncul titik panas yang dirilis oleh BMKG, maka kami mengimbau semua pihak tidak sembarangan melakukan pembakaran lahan, termasuk tidak membuang puntung rokok sembarangan di lahan yang kering karena mudah memicu api," kata Agus.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.