Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Anggaran Tak Terduga untuk Atasi Kekeringan

📅 Sabtu, 26 Agu 2023, 04:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Anggaran Tak Terduga untuk Atasi Kekeringan Doc: ANTARA/M Fikri Setiawan
Ket. Komplek perkantoran pemerintah daerah, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

BOGOR - Untuk mengatasi situasi kekeringan yang makin meluas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mengajukan izin untuk menggunakan belanja tak terduga (BTT) dalam APBD 2023.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bogor, Asep Sulaeman, Jumat, menjelaskan bahwa anggaran tersebut diajukan untuk menyewa dua truk tangki air.

"Kami sudah mengajukan BTT dengan biaya 78 juta untuk menyewa truk tangki. Sebab, kami hanya memiliki empat unit truk tangki," ungkapnya.

Menurut dia, penyewaan dua unit truk tangki air tersebut untuk meningkatkan intensitas distribusi air bersih buat warga.

Sejauh ini, BPBD Kabupaten Bogor telah mendistribusikan 1,2 juta liter air bersih ke masyarakat terdampak selama tiga bulan mengalami kekeringan.

Asep Sulaeman menjelaskan bahwa 1,2 juta air bersih didistribusikan kepada 77 desa/kelurahan di 23 kecamatan sejak 2 Mei-24 Agustus 2023.

Bantuan air bersih ini dikirim oleh petugas menggunakan mobil-mobil tanki milik BPBD Kabupaten Bogor dan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Kahuripan.

"Bantuan air bersih ini untuk masyarakat yang kesulitan untuk memenuhi kebutuhan air bersihakibat kekeringan," kata Asep Sulaeman. BPBD Kabupaten Bogor mencatat ada 121.239 jiwa dari 36.248 KK yang terdampak krisis air bersih akibat kekeringan di 77 desa/kelurahan.

Dia berharap dengan makin banyaknya armada untuk membagikan air, semakin banyak warga mendapat bantuan air bersih sehingga mengurangi beban kekeringan. Meski Bogor dikenal sebagai daerah hujan, sudah beberapa waktu tidak turun hujan. Bahkan, sejumlah daerah mengalami kekeringan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...

Pasar pangan murah menjangkau warga Jakarta

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

2 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

2 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.