Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pungli Dikenalkan ke Para Pelajar

📅 Jumat, 25 Agu 2023, 05:25 WIB | Oleh:
Pungli Dikenalkan  ke Para Pelajar Doc: ISTIMEWA
Ket. Inspektur Provinsi DKI Jakarta, Syaefuloh Hidayat

JAKARTA - Pendidikan kejujuran harus dikenalkan sedini mungkin. Untuk itulah, perlunya pengenalan antipungutan liar (pungli) sejak awal kepada masyarakat, dalam hal ini para pelajar. Dengan begitu, kelak ketika terjun ke masyarakat, mereka sudah terbiasa antipungli.

Maka, Unit Pemberantasan Pungutan Liar (UPPL) Provinsi Jakarta menggelar sosialisasi antipungutan liar di SMAN 61, Pondok Bambu, Jakarta Timur, Kamis (24/8). Kegiatan diikuti 129 peserta yang terdiri dari kepala sekolah, pengawas dan komite sekolah. Sedangkan UPPL terdiri dari unsur Inspektorat Pemerintah Provinsi DKI, Polda Metro Jaya, dan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

Inspektur Provinsi DKI Jakarta, Syaefuloh Hidayat, seperti dikutip jakartagoid, mengatakan dalam kegiatan sosialisasi ini kepala sekolah, pengawas, dan komite sekolah diedukasi tentang pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel. Ini termasuk di dalamnya pengelolaan BOS dan BOP.

"Kita ingin pastikan layanan pendidikan dilakukan secara transparan dan akuntabel. Jadi, harus termasuk bebas dari berbagai pungutan," kata Syaefuloh. Syaefuloh menegaskan kegiatan sosial bagi pelajar oleh sekolah harus dilakukan dengan bijak dan hati-hati agar tidak muncul pungutan.

Dia memberi contoh, kegiatan sosial yang bertujuan mengedukasi anak didik harus direalisasikan dengan konsep kerelaan sesuai dengan kemampuan. "Tidak boleh ada paksaan bagi pelajar. Itu harus dipastikan dijaga," tegasnya.

Selain edukasi pengelolaan keuangan, dalam kegiatan ini peserta juga diberikan pemahaman tentang potensi oknum luar yang coba mengganggu dengan melakukan pemerasan. Diharapkannya, sekolah bisa mengidentifikasi dan berkoordinasi dengan aparat berwajib.

"Dengan kegiatan ini, mereka menjadi kenal dengan penegak hukum. Kepsek bisa menguatkan tekad menyatakan tidak terhadap pungli," ujarnya. Kepala Suku Dinas Wilayah 1 Jakarta Timur, M Fahmi, mengapresiasi kegiatan yang bertujuan menguatkan jajarannya agar tidak terjebak dalam pungutan liar.

Menurutnya, sosialisasi ini penting sebagai penguatan untuk mewujudkan sekolah Jakarta menjadizeropungli. Di dalamnya termasuk mengatasi potensi gangguan dari oknum luar yang mencoba memeras. "Masih ada laporan sekolah diganggu oleh oknum yang mengatasnamakan organisasi atau lembaga. Ujung-ujungnya minta uang. Kami harap kegiatan ini dapat menjadi pesan untuk mereka," tandasnya.

Namun tak kalah penting adalah teladan. Artinya, pemateri harus menjadi orang pertama antipungli dan antikorupsi. Jangan sampai, dulu para pelaku iklan, "Katakan tidak pada korupsi" ternyata tidak berapa lama lalu menjadi tersangka kasus korupsi dan dipenjara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
# 7
# 7
Rupiah Masih Rentan - 14 Oktober 2026
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.