Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Harga Jatuh, Sri Sultan: Lahan Pertanian Selatan Jangan Semua Ditanami Bawang Merah

📅 Jumat, 25 Agu 2023, 00:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Harga Jatuh, Sri Sultan: Lahan Pertanian Selatan Jangan Semua Ditanami Bawang Merah Doc: ANTARA/Hery Sidik
Ket. Lahan bawang merah di kawasan selatan Pantai Parangtritis, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Bantul - Cegah harga jatuh, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan lahan pertanian di kawasan selatan provinsi ini agar tidak semuanya ditanami bawang merah, meskipun saat ini budidaya komoditas hortikultura tersebut hasilnya menguntungkan.

"Saya kira ini bagus, tapi saya berharap jangan terus semuanya tanam barang merah," kata Sultan usai menghadiri panen bawang merah perdana agro electrifying di Gapoktan Paris Makmur, Kalurahan ParangtritisKapanewon Kretek Kabupaten Bantul, DIY, Kamis sore.

Menurut Gubernur, luas penanaman bawang merah terutama di wilayah pantai selatan Bantul harus dibatasi, agar tidak berpengaruh terhadap harga jual saat panen raya.

"Kira-kira luasnya 2.000 sampai 2.500 hektare mungkin maksimum, jangan sampai lebih, kalau lebih, harganya makin fluktuatif," kata Sultan.

Gubernur juga berharap agarantarpetani maupun kelompok tani tidak bersaing sendiri dalam menjual hasil panen, supaya harganya tetap terjaga dan tidak rendah atau murah.

"Kalau panennya bareng nanti antarteman gapoktan (gabungan kelompok tani) bersaing sendiri, malah harganya malah jadi rusak, jangan sampai, nah seperti ini harus dijaga," katanya.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DKPP) DIY Sugeng Purwanto mengatakan bahwa menjadi petani untuk saat ini memang suatu kegiatan ekonomi yang betul-betul menguntungkan.

"Kami selalu menyampaikan kepada para petani, baik yang sudah tua maupun milenial kami selalu mengajak mengangkat jargon bahwa menjadi petani itu keren, dan kita siap mempertahankan lahan tanaman pangan berkelanjutan untuk DIY," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Prosesi adat kansoda'a di Wakatobi

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Ekonomi
Neraca perdagangan Indonesi...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.