Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kembangkan Pariwisata, Bengkulu Rancang Perda Khusus untuk Pulau Terluar Enggano

📅 Kamis, 24 Agu 2023, 00:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kembangkan Pariwisata, Bengkulu Rancang Perda Khusus untuk Pulau Terluar Enggano Doc: ANTARA/Boyke Ledy Watra
Ket. Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah.

Bengkulu - Kembangkan pariwisata, Pemerintah Provinsi Bengkulu merancang peraturan daerah khusus untuk pulau terluar Indonesia yang berada di Pulau Enggano.

"Saat ini sedang membuat sebuah peraturan daerah tentang masyarakat adat Enggano," kata Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah di Bengkulu, Rabu.

Hal ini, menurut dia, untuk melindungi hak-hak masyarakat Enggano. Walaupun ke depannya akan ada investasi besar-besaran di Pulau Enggano, adat budaya serta tanah masyarakat tetap menjadi milik masyarakat Enggano.

"Dengan potensi dan infrastruktur yang sudah dibangun, jangan sampai masyarakat adat Enggano itu malah menjadi tamu di pulau sendiri. Saya khawatir terjadi 5-10 tahun yang akan datangkalau perda ini tidak berhasil kami lakukan," kata dia.

Sebagai pulau terluar yang ada di Provinsi Bengkulu, Pulau Enggano memiliki potensi yang sangat besar, baik dari sisi pertahanan nasional maupun sumber daya kelautan, perikanan khususnya perikanan tangkap, pariwisata, serta berbagi keunikan adatnya.

Pemerintah Provinsi Bengkulu, kata Rohidin, terus mendorong peningkatan infrastruktur dasar seperti pembangunan Jalan Transengganoguna mempermudah akses masyarakat.

Pemerintah membangun infrastruktur di Pulau Enggano secara menyeluruh, jalan utama koneksi antardesa, antarkecamatan, serta bandara dan pelabuhan dibangun sepanjang 32 kilometer.

Pemerintah juga membangun tujuh jembatan dan dua pelabuhan, Pelabuhan Malakoni dan Pelabuhan Kahyapu.

Untuk jalan dan jembatan, pembangunan dipimpin oleh Balai Jalan Nasional dan pelabuhan dipimpin oleh Kementerian Perhubungan.

Ia menyebut biaya untuk pembangunan tujuh jembatan dan ruas jalan sepanjang 32 kilometer tersebut membutuhkan anggaran sekitar Rp187 miliar. Selain itu, pemerintah juga membangun jalan lingkungan di Pulau Enggano sepanjang 4 kilometer.

"Tidak hanya itu, pemerintah juga membangun irigasi, pengaman pantai, jembatan, dan pelabuhan. Jadi, pembangunan sebenarnya secara menyeluruh untuk Pulau Enggano," kata Plt. Kepala Dinas PUPR Provinsi Bengkulu Tejo Suroso.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

34 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

37 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

59 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.