Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gapki Minimalkan Dampak El Nino ke Sawit

📅 Kamis, 24 Agu 2023, 11:18 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Gapki Minimalkan Dampak El Nino ke Sawit Doc: ISTIMEWA

BANDUNG - Pelaku usaha yang tergabung dalam Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) terus berupaya meminimalkan dampak cuaca ekstrem El Nino terhadap kelapa sawit. Kolaborasi dengan pemerintah dilakukan untuk mengurangi efek El Nino ke produksi sawit.

"Kami sudah mempunyai standar operasional prosedur (SOP) untuk mencegah El Nino di kebun dan sekitar kebun, bahkan kami terus melakukan audiensi dengan pemerintah," ujar Ketua Umum Gapki, Eddy Martono dalam acara Workshop Wartawan Gapki di Bandung, Jawa Barat, Rabu (23/8).

Eddy menjelaskan salah satu prosedur pencegahan tersebut adalah dengan melakukan modifikasi cuaca untuk menurunkan hujan, berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Selain itu, lanjut dia, usaha preventif lainnya adalah menyiapkan proses penanaman sawit sesuai tata kelola, termasuk dalam melaksanakan pemupukan agar produksi tidak terjun bebas.

"Kami juga tidak melakukan penyemprotan gulma karena bisa menyebabkan kebakaran. Jadi sebelum terjadi El Nino, kami merawat tanaman agar dampaknya tidak drastis," ujarnya.

Meski demikian, dirinya memastikan fenomena El Nino pada 2023 tidak akan seperti peristiwa serupa pada 2015 dan 2019 yang sempat mengganggu produksi sawit hampir selama dua tahun. "Prediksinya tidak seperti 2019 yang panjang, artinya bahwa seharusnya kalau benar prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), dampaknya tidak seperti periode 2015-2019," ujarnya.

Sebelumnya, fenomena El Nino diperkirakan dapat memangkas produksi sejumlah produk pertanian di Indonesia seperti padi dan sawit pada 2023 seiring dengan adanya gelombang panas ekstrem pada paruh kedua.

Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) bahkan memproyeksikan potensi penurunan produksi padi di Indonesia akibat fenomena kekeringan ini mencapai 1,13 juta ton-1,89 juta ton, dengan penurunan pendapatan petani hingga 20 persen. BMKG juga telah memberikan imbauan bahwa fenomena El Nino akan berlangsung cukup panjang sehingga perlu mitigasi agar tidak terjadi kelangkaan air, potensi kebakaran hutan dan lahan, serta penurunan produktivitas pangan.

Praktik Berkelanjutan

Dalam acara sama, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (UI), Eugenia Mardanugraha mendorong industri sawit untuk mengakselerasi penerapan praktik berkelanjutan. Hal itu juga demi mempercepat terbukanya akses pasar di Uni Eropa

Dia menjelaskan, jika produk sawit Indonesia dilarang masuk ke pasar Uni Eropa karena tidak memenuhi persyaratan Undang-undang Deforestasi Uni Eropa (EUDR) ini dapat mengakibatkan kehilangan akses pasar yang penting. Ini dapat memengaruhi ekspor Indonesia dan potensi pendapatan dari pasar tersebut.

"Jika alasan tidak memasok sawit ke Uni Eropa adalah karena keprihatinan terkait dampak lingkungan dan sosial, maka Indonesia mungkin perlu mempercepat upaya untuk mengadopsi praktik berkelanjutan dalam produksi sawit. Ini dapat membantu memenuhi persyaratan pasar," pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.