Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkab Gunungkidul Pastikan Sektor Pertanian Tidak Terdampak El Nino

📅 Rabu, 23 Agu 2023, 00:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkab Gunungkidul Pastikan Sektor Pertanian Tidak Terdampak El Nino Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkab Gunungkidul
Ket. Bupati Gunungkidul Sunaryanta panen kedelai di Patuk.

Gunungkidul - Perkuat ketahanan pangan, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, memastikan sektor pertanian di wilayah ini tidak terkena dampak El Nino karena pada Agustus ini petani bisa panen palawija dengan hasil memuaskan seperti di Kapanewon/Kecamatan Patuk.

Bupati Gunungkidul Sunaryanta di Gunungkidul, Selasa, mengatakan dirinya bersama petani di Kecamatan Patuk panen kedelai, kacang tanah dan kelapa hibrida dengan hasil bagus.

"Petani di Gunungkidul jauh-jauh hari melalukan langkah antisipasi potensi El Nino. Hal ini terbukti petani masih bisa panen kedelai dan kacang. Petani menyiapkan sumber mata air, sumur bor. Selain itu, air sungai yang ada di wilayah Patuk masih mengalir dan tersedia lancar," kata Sunaryanta.

Ia mengatakan dirinya meninjau lokasi panen kedelai di Gapoktan Sedyo Mulyo Pengkok dengan luas lahan mencapai 42 hektare menghasilkan produktifitas 1,9 ton per hektare wose.

"Ada bagian wilayah tertentu yang bisa ditanam palawija di musim kedua, tentunya dalam rangka mendukung ketahanan pangan di Gunungkidul," katanya.

Sunaryanta mengatakan dirinya juga menghadiri panen kacang tanah bersama dengan Kelompok Tani Lestari Jelok yang mana luas lahan panen mencapai 15 hektare dengan tingkat produktivitas 1.6 ton per hektare wose."Kami berharap produktivitas ditingkatkan," katanya.

Bupati panen Kelapa Genjah bersama dengan Bumdes Migunani Beji, yang ditanam di lahan seluas 2000 meter persegi berjumlah 100 batang pohon.

Dengan pemandangan yang menarik, Sunaryanta berharap lahan kelapa genjah dapat dikembangkan menjadi wisata agro.

"Kami berharap dapat memberikan dampak yang baik pada suatu daerah, dan terkait perkembangan wisata agro dapat dikelola dan dipertimbangkan dengan baik," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul Rismiyadi mengatakan sektor pertanian menjadi salah satu sektor unggulan di Gunungkidul tentunya menghasilkan hasil bumi yang beragam baik buah, sayur, maupun palawija, salah satunya di daerah Pengkok dengan hasil palawija kedelai.

"Saat ini kami berupaya meningkatkan produktivitas tanaman palawija. Meski ketersediaan air tidak banyak, tapi produktivitas tetap tinggi," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.