Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemberdayaan Masyarakat, Jumlah Wirausaha Ditambah untuk Tekan Kemiskinan

📅 Selasa, 22 Agu 2023, 00:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemberdayaan Masyarakat, Jumlah Wirausaha Ditambah untuk Tekan Kemiskinan Doc: ANTARA/HO-mpr.go.id/pri
Ket. Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat.

Jakarta - Pemberdayaan masyarakat, Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat mengatakan bahwa jumlah wirausaha nasional harus ditambah secara konsisten dalam upaya menekan angka kemiskinan dan mengakselerasi capaian pembangunan di Tanah Air.

"Sebagai salah satu instrumen untuk mengentaskan kemiskinan, penambahan jumlah wirausaha di Tanah Air harus terus didorong dan didukung semua pihak," kata Lestari dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Senin.

Berdasarkan survei World Economic Forum tahun 2019, sebanyak 35,5 persen pemuda usia 15-35 tahun di Indonesia berkeinginan menjadi pengusaha. Namun, aktivitas kewirausahaan nasional per 2022 masih terbilang rendah, yaitu sekitar 3,47 persen.

Catatan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) menyebutkan angka minimal untuk dikategorikan sebagai negara maju memiliki 4 persen wirausaha dari populasi sebuah negara. Rata-rata negara maju sekarang memiliki populasi wirausaha antara 10 sampai 12 persen.

Pada sisi lain, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 menargetkan tingkat kemiskinan di Indonesia sekitar 6 hingga 7 persen dan kemiskinan ekstrem mendekati 0 persen pada 2024. Sedangkan persentase penduduk miskin Indonesia pada Maret 2022 tercatat 9,54 persen.

Menurut Lestari, sejumlah upaya untuk menjawab tantangan penurunan angka kemiskinan harus segera dijawab dengan langkah nyata. Salah satunya dengan terus mendorong pertambahan jumlah wirausaha di Tanah Air secara signifikan.

"Melalui peningkatan jumlah wirausaha diharapkan terbuka lapangan kerja baru yang mampu menjadi salah satu jalan keluar dari ancaman kemiskinan," kata Lestari.

Oleh karena itu, dia ingin berbagai instrumen pendukung dalam upaya mendorong pertambahan jumlah wirausaha harus dipersiapkan dengan baik.

Dia mengatakan harus adanya kolaborasi antarkementerian dan lembaga dalam upaya mendukung penuh realisasi wirausaha muda harus terus diperkuat.

Lestari juga berharap dukungan penuh sistem pendidikan nasional dalam membentuk pola pikir yang menumbuhkan minat kuat para generasi penerus bangsa terhadap dunia wirausaha.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.