Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Porsir Tenaga Buat Timnas Putri Tembus Divisi A Asia

📅 Senin, 21 Agu 2023, 16:24 WIB | Oleh:
Porsir Tenaga Buat Timnas Putri Tembus Divisi A Asia Doc: ANTARA/Hafidz Mubarak A
Ket. Ilustrasi - Maskot FIBA World Cup 2023 JIP menyalami pemain Timnas Basket Putri saat peresmian revitalisasi lapangan basket pada Revamp My Court di Lapangan Banteng, Jakarta, Sabtu (20/5/2023).

JAKARTA - Perjuangan keras para pemain Timnas Bola Basket Putri dalam upayanya menembus level teratas bola basket Asia yakni Divisi A FIBA Asia menyebabkan beberapa pemain harus memporsir tenaganya dan bahkan sampai jatuh sakit.

"Pada saat pertandingan di sana ada dua orang harus kerja lebih dari yang lain yaitu Agustin dan Kimberley karena posisi mereka nggak ada gantinya," kata Penanggung Jawab Timnas Bola Basket Putri Christopher Tanuwidjaja dalam konferensi pers di Jakarta, Senin.

Christopher menyebut bahwa Agustin Elya Gradita Retong dan Kimberley Pierre-Louis bermain sampai 36 menit dalam setiap pertandingan yang berlangsung selama 40 menit pada ajang kompetisi Piala Asia FIBA Putri 2023 Divisi B di Bangkok Thailand.

Hal itu dikarenakan sejumlah pemain yang berada di posisi point guard dan forward yang ditempati oleh Agustin dan Kimberley sedang mengalami cedera sehingga tidak bisa turut berkontribusi pada kompetisi yang berlangsung di Nimibutr Stadium Bangkok tersebut.

Bahkan, Kimberley yang kerap menjadi andalan Timnas Indonesia harus terbang ke Thailand dalam kondisi yang tidak fit karena sakit. Kendati demikian, pemain naturalisasi yang benar-benar mencintai Indonesia itu memperjuangkan untuk terus bermain pada lima pertandingan selama di Bangkok.

"Jujur saja sebenarnya Kimberley sudah nggak bisa main di gim final. Selesai pertandingan melawan Thailand di semi final, mau keluar lapangan, dia jatuh terduduk. Dan di situ dia nangis," kata Christoper.

Kimberley mengeluhkan seluruh badannya yang terasa sakit sehingga tidak kuat lagi, bahkan hanya untuk berdiri. Akhirnya, kata Christoper, Kimberley meminta waktu semalaman penuh untuk pemulihan dan bisa kembali bermain keesokan harinya di gim final.

Pada laga final melawan Iran, Kimberley tidak bisa memproduksi poin tertinggi untuk Indonesia seperti biasanya, namun dia beralih peran menjadi pemain bertahan yang mencatatkan rebound paling banyak dan sebagai penyuplai bola bagi rekan-rekannya.

Timnas Bola Basket Putri Indonesia kembali mencatatkan sejarah dengan berhasil menembus Divisi A FIBA Asia yang sebelumnya belum pernah dilakukan. Indonesia berhak naik kasta ke Divisi A usai mememenangkan Piala Asia FIBA Putri 2023 Divisi B usai mengalahkan Mongolia, Malaysia, Thailand, dan Iran sebanyak dua kali yaitu di fase grup dan di final.

Sebelumnya Timnas Putri juga mencetak sejarah dengan pertama kali meraih emas di ajang SEA Games.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.