Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AMMTC ke-17 Labuan Bajo Bahas 10 Isu Prioritas terkait Kejahatan Transnasional

📅 Senin, 21 Agu 2023, 13:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
AMMTC ke-17 Labuan Bajo Bahas 10 Isu Prioritas terkait Kejahatan Transnasional Doc: antarafoto
Ket. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Ahmad Ramadhan

NUSA TENGGERA TIMUR - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Ahmad Ramadhan mengatakan Asean Ministerial Meeting on Transnational Crime (AMMTC) Ke-17 di Labuan Bajo membahas 10 isu prioritas kejahatan transnasional.

"Total peserta kegiatan mencapai 250 orang dan AMMTC ke-17 membicarakan 10 isu prioritas kejahatan transnasional yang menjadi keprihatinan bersama," kata Ramadhan saat memberikan keterangan pers di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timu (NTT), Senin (21/8).

AMMTC ke-17 di Labuan Bajo telah resmi dibuka oleh Presiden Joko Widodo secara daring.

Sepuluh isu prioritas kejahatan transnasional yang dibahas dalam pertemuan internasional itu ialah kejahatan terorisme, kejahatan dunia maya, penyelundupan senjata, perdagangan satwa liar dan kayu ilegal, perdagangan obat-obatan terlarang, pencucian uang, kejahatan ekonomi internasional, pembajakan laut, penyelundupan manusia, serta tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Pertemuan internasional tersebut diikuti oleh 10 menteri negara anggota Asean; tiga negara mitra dialog dari China, Jepang, dan Korea Selatan, serta Timor Leste sebagai pengamat; para direktur Imigrasi Asean; sekretaris jenderal Asean; serta delegasi lain.

Dalam laporan pembukaan, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa kejahatan transnasional terus menjadi ancaman serius bagi kawasan Asean di tengah kemajuan saat ini.

Oleh karena itu, dia berharap AMMTC Ke-17 dapat berfungsi sebagai platform bagi Asean untuk menilai kemajuan dan kolaborasi masing-masing negara dalam mengatasi tantangan yang ada, serta mengembangkan strategi praktis dan arah menghadapi tindakan masa depan.

Listyo Sigit juga berharap draf deklarasi dalam upaya penanggulangan TPPO, terorisme, dan penyelundupan senjata dapat disepakati oleh para menteri pada AMMTC ke-17.

"Ini menjadi momentum tepat dalam pencapaian konkret dalam upaya menciptakan kawasan Asean yang aman, melalui peningkatan kerja sama dalam penanggulangan kejahatan transnasional," kata Ramadhan.

Dalam video pembukaan sambutan, Presiden Jokowi mengatakan bahwa kejahatan transnasional masih menjadi ancaman serius bagi keamanan dan stabilitas kawasan Asean.

Jokowi berharap pertemuan internasional itu merumuskan agenda kerja sama yang responsif dan berisi langkah strategis, sehingga bisa menjaga kawasan Asean aman, damai, dan sejahtera.

Usai pembukaan AMMTC ke-17, dilakukan pertemuan plenary dan penandatangan nota kesepahaman bersama enam negara Asean.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.