Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polri Siapkan Pembahasan Kejahatan Domestik di AMMTC Labuan Bajo

📅 Minggu, 20 Agu 2023, 13:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Polri Siapkan Pembahasan Kejahatan Domestik di AMMTC Labuan Bajo Doc: antarafoto
Ket. Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri Inspektur Jenderal Polisi Krishna Murti

LABUAN BAJO - Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri Inspektur Jenderal Polisi Krishna Murti mengatakan Polri menyiapkan materi pembahasan tentang kejahatan domestik dalam pertemuan ASEAN Ministerial Meeting on Transnational Crime (AMMTC) ke-17 di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Sekarang kita siapkan dan besok dibawa Bapak Kapolri dalam keterkaitan dengan kejahatan domestik, misalnya pemerkosaan, itu bukan transnational crime, tapi pelakunya lari ke luar negeri," kata Krishna Murti kepada wartawan di lokasi kegiatan AMMTC, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Minggu (20/8).

Ia mengatakan kejahatan domestik memang bukanlah kejahatan transnasional. Namun, isu itu menjadi penting apabila pelaku pemerkosaan melarikan diri ke luar negeri.

Oleh karena itu lewat AMMTC Ke-17, Polri juga mendorong adanya kerja sama untuk penangkapan pelaku-pelaku yang melarikan diri dari Indonesia ke luar negeri.

Selain kejahatan domestik, Indonesia pun mengusulkan beberapa isu untuk dibahas dalam pertemuan AMMTC oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang menjadi Ketua AMMTC Ke-17.

Sebagai ketua, Kapolri juga akan membahas isu-isu peningkatan kerja sama serta penguatan koordinasi dalam penanggulangan kejahatan transnasional karena telah menjadi fokus dari negara-negara ASEAN.

"Apabila disetujui atau diadopsi maka ada lompatan besar pada komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi dalam penanggulangan transnational crime," ucap Krishna.

Lebih lanjut ia menjelaskan pada puncak acara AMMTC ke-17 ada namanya Labuan Bajo Declaration sebagai pernyataan sikap yang disepakati untuk diimplementasikan pascapertemuan tersebut.

Labuan Bajo Declaration bukan hanya menguatkan atau meningkatkan kerja sama tapi menjadi pola hubungan yang saling kait-mengait bahkan mengikat.

"Keterkaitan itu ketika kita lakukan pertukaran informasi dalam kasus kejahatan, pertukaran kapasitas antarpenegak hukum, kemampuan, teknologi, maupun pelatihan, dan ketika melakukan pengejaran atau buruan terhadap pelaku kejahatan," jelasnya.

Krishna berharap adanya kesepakatan yang diperoleh dari semua pembahasan yang akan dibawa oleh Kapolri sebagai Ketua AMMTC Ke-17.

"Mudah-mudahan apabila disepakati, hubungan para penegak hukum di seluruh negara ASEAN akan berlangsung lebih baik," kata Krishna yang juga bertindak sebagai Sekretaris Senior Officials Meeting on Transnational Crime (SOMTC) di Labuan Bajo.

AMMTC di Labuan Bajo berlangsung tanggal 20-23 Agustus 2023. Total peserta kegiatan internasional itu mencapai 275 orang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.