Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pelaku Penusukan Siswa SMP di Cianjur Terus Diburu

📅 Minggu, 20 Agu 2023, 07:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pelaku Penusukan Siswa SMP di Cianjur Terus Diburu Doc: ANTARA/Ahmad Fikri
Ket. Petugas Polres Cianjur, Jawa Barat, mengamankan sejumlah siswa yang diduga hendak melakukan aksi tawuran dan barang bukti beberapa buah senjata tajam jenis celurit.

Cianjur - Polres Cianjur, Jawa Barat, memburu pelaku yang menyebabkan seorang pelajar SMP di Cianjur tewas akibat terkena sabetan senjata tajam saat terlibat tawuran dengan siswa dari sekolah lain di Kecamatan Sukaluyupada Jumat (18/8).

Kapolsek Sukaluyu AKP Yayan Suharyana saat dihubungi dari Cianjur, Sabtu, mengatakan aksi tawuran antara pelajar yang masih duduk di bangku SMP itu berawal dari saling ejek di media sosial.

Saling ejek itu, ujar dia, kemudian berujung kepada pembuatan janji untuk bertemu gunamelakukan aksi tawuran di Jalan Raya Cibogo, Kecamatan Sukaluyu.

"Korban atas nama Samsul bersama lima orang temannya sudah menunggu di lokasi yang dijanjikan, sedangkan dari sekolah lain datang lebih dari 10 orang, sehingga korban dan temannya menjadi bulan-bulanan siswa lain yang saling membekali diri dengan senjata tajam," katanya.

Korban mengalami luka bacok di bagian leher, sedangkan empat orang temannya berhasil melarikan diri, pelaku yang melihat korban bersimbah darah akhirnya melarikan diri. Warga yang mendapati korban langsung membawanya ke puskesmas terdekat guna mendapat pertolongan medis.

Korban menghembuskan napas terakhirnya setelah dirujuk ke RSUD Sayang Cianjur karena luka yang diderita cukup parah dan banyak kehilangan darah. Selanjutnya, jasad korban dibawa pihak keluarga untuk dimakamkan.

"Saat ini beberapa orang dari pelaku sudah kami amankan, beberapa orang lainnya masih dalam pengejaran petugas. Pihaknya mencatat beberapa orang dari pelaku merupakan siswa SMA," katanya.

Pihaknya meminta orang tua yang memiliki anak yang masih duduk dibangku sekolah agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak setelah pulang sekolah agar tidak terlibat dalam kegiatan yang dapat merugikan dirinya dan orang lain.

"Kami juga akan meningkatkan patroli saat pulang sekolah dan ke sejumlah titik yang kerap dipakai untuk melakukan aksi tawuran. Bagi para orang tua, kami meminta untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anaknya," kata YayanSuharyana.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.