Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

UGM cetak puluhan guru besar baru sejak awal 2023

📅 Jumat, 18 Agu 2023, 23:55 WIB | Oleh:
UGM cetak puluhan guru besar baru sejak awal 2023 Doc: ANTARA/HO-UGM
Ket. Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta.

Yogyakarta - Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta mencetak 50 guru besar baru di berbagai bidang selama periode Januari hingga Agustus 2023.

Direktur SDM UGMSuadi melalui keterangan resmi di Yogyakarta, Jumat, berharap, penambahan guru besar baru itu mampu mempercepat rencana strategis untuk meningkatkan reputasi UGM.

"Data per Agustus 2023 ini ada penambahan 50 orang guru besar. Dengan begitu sampai saat ini terdapat 415 guru besar aktif di UGM," kata dia.

Ia menjelaskan 50 guru besar baru tersebut berasal dari 14 fakultas di UGM, yaitu Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) satu orang, Farmasi (3), Fakultas Geografi (3), FIB(1), Fisipol(1), FKG(2), FKH(3), FKKMK(4), Fakultas Kehutanan (4), FMIPA(3), Fakultas Pertanian (5), Fakultas Peternakan (2), FT (17), dan FTP(1).

Jumlah guru besar di UGM, kata dia,mengalami pertambahan yang cukup signifikan sejak akhir 2022.

Pada 2021 ada 19 guru besar baru dan 2022 tercatat 41 guru besar baru.

Dia mengatakan jumlah guru besar masih akan terus bertambah karena hingga saat ini masih berproses lebih dari 40 orang yang diharapkan bisa segera meraih guru besar pada 2023.

Suadi menuturkan capaian tersebut tak lepas dari berbagai upaya yang telah dilakukan UGM untuk mempercepat proses kenaikan pangkat atau jabatan dosen.

Secara internal, kata dia, UGM telah membangun dashboard untuk memetakan posisi capaian dosen terkait kinerja pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

Selain itu, ia mengatakan, UGM melakukan perbaikan proses administrasi pengurusan Penilaian Angka Kredit (PAK) dan kerja kolektif antardosen, departemen, fakultas, dan universitas.

Penyelenggaraan lokakarya untuk pengerjaan berkas juga dilakukan guna mendukung proses tersebut.

Selain itu, katadia, kerja kolektif lintas unit turut mempercepat proses karena pertukaran informasi, pengetahuan, dan pengalaman terkait pengelolaan administrasi kenaikan pangkat jabatan dapat dilakukan dengan baik.

UGM juga mengembangkan bagan alur proses penilaian angka kredit mulai dari pengajuan oleh dosen hingga persetujuan senat akademik.

Penambahan guru besar yang signifikan, menurut Suadi, juga dipengaruhi oleh faktor eksternal khususnya adanya Permen PANRB Nomor 1 Tahun 2023 tentang Jabatan Fungsional.

Permen tersebut, kata dia, mendorong dosen untuk memeriksa capaian angka kredit agar dapat dilakukan pengajuan kenaikan pangkat jabatan atau pengakuan angka kredit.

"Hal ini di antaranya menjadi faktor penambahan guru besar baru yang signifikan di UGM. Dosen itu memiliki banyak karya tapi sering terkendala oleh masalah administrasi dalam mengurus jenjang karier mereka," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.