Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mengenal Lebih Dekat 'Museum Joang 45'

📅 Jumat, 18 Agu 2023, 05:25 WIB | Oleh:
Mengenal Lebih Dekat 'Museum Joang 45' Doc: ANTARA/Mardiansyah Al Afghani
Ket. Suasana depan Museum Joang ‘45, di Jalan Menteng Raya nomor 31, Jakarta Pusat, Rabu (16/7/2023).

Berkaitan dengan perayaan Hari Kemerdekaan, Museum Joang 45 membuka diri untuk masyarakat agar mengenal lebih dekat. Unit Pengelola Museum Kesejarahan Jakarta (UP MKJ) mengagendakan pameran temporer bertema "Mobil dan Hidup" dalam rangka memperingati HUT ke-78 Republik Indonesia 24 Agustus-6 September 2023 di Museum Joang 45, Jakarta.

"Nanti kami pamerkan benda-benda peninggalan sejarah, termasuk mobil dinas resmi Presiden dan Wakil Presiden RI pertama," kata Kepala UP MKJ, Esti Utami, di Jakarta, Kamis. Melalui pameran ini, kata Esti, pengunjung diajak merayakan kemerdekaan RI dengan kembali menjelajahi waktu 78 tahun silam. Mereka bisa menapaki jejak perjuangan kemerdekaan melalui koleksi benda-benda peninggalan para pejuang di Museum Joang 45.

"Selain pameran, diselenggarakan juga lomba fotografi, seminar dan Napak Tilas Proklamasi berkolaborasi dengan Museum Naskah Proklamasi," kata Esti. Museum Joang 45 berada di Jalan Menteng Nomor 31, Jakarta Pusat. Ini merupakan salah satu saksi bisu aneka peristiwa menjelang kemerdekaan.

Gedung ini tempat merumuskan berbagai rencana aksi merebut serta mempertahankan kemerdekaan. Beragam kegiatan dalam mengisi HUT ke-78 kemerdekaan di Museum Joang 45 ini juga dijadikan momentum mendongkrak kunjungan.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta, jumlah pengunjung museum di Provinsi DKI Jakarta 2021 berkisar di angka 120 ribu. Jumlah tersebut menurun dibanding 2020 sebesar dua juta kunjungan.

Sangat penting

Dosen Sastra Universitas Gadjah Mada (UGM) yang juga pengamat sejarah, Rudy Wiratama, mengatakan bahwa eksistensi museum masih sangat penting dalam konteks pendidikan. "Bisa kita lihat pada kenyataannya, generasi sekarang perlahan lupa sejarah bangsanya," kata Rudy Wiratama.

Menurut Rudy, gempuran arus informasi yang sangat deras membuat generasi muda terjebak dalam dua kondisi mengagung-agungkan kebesaran masa lalu yang ahistoris, banyak dibumbui cerita khayal yang beredar di dunia maya atau justru bersikap skeptis dan menganggap bangsanya sendiri inferior.

"Di sinilah peran museum sebagai wahana edukasi literasi sejarah, kebudayaan, sosial, politik, segi-segi lain kehidupan bangsa menjadi vital," katanya. Dia menilai, sedikitnya ada tiga langkah yang dapat dilakukan sebagai upaya meningkatkan kunjungan museum.

Pertama, menggencarkan sosialisasi lewat jejaring sosial media yang dimiliki secara aktif. Kedua, pengelola museum harus bisa memberikan informasi degan lebih cair, menarik dan menggugah minat kunjungan masyarakat. Terakhir, melengkapi museum dengan infrastruktur penunjang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.