Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinkes Siapkan Faskes

📅 Jumat, 18 Agu 2023, 05:27 WIB | Oleh:
Dinkes Siapkan Faskes Doc: ANTARA/Siti Nurhaliza
Ket. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati di Gedung Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (16/8/2023).

JAKARTA - Guna mengantisipasi berbagai penyakit yang ditimbulkan karena udara buruk, Dinas Kesehatan (Dinkes) Jakarta telah menyiapkan seluruh fasilitas kesehatan (faskes). Mereka siap melayani untuk mengatasi dan mengantisipasi penyakit akibat kualitas udara.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Jakarta, Ani Ruspitawati, mengatakan sebanyak 44 puskesmas kecamatan, 196 puskesmas kelurahan, 31 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan 196 rumah sakit di Jakarta. Mereka siap melayani 24 jam.

Meski demikian, gangguan kesehatan manusia disebabkan multifaktor yang saling mempengaruhi. Menurutnya, seseorang yang menjadi sakit dipengaruhi faktor manusia (host), lingkungan (environment) dan agent (seperti bakteri/virus/jamur dan lain-lainnya). Maka, polusi udara bukanlah penyebab tunggal gangguan kesehatan masyarakat Jakarta.

Sementara itu, Ani mengungkapkan penyakit yang ditimbulkan karena polusi udara belum termasuk kategori darurat. Hal itu disimpulkan salah satunya dengan melihat tren kasus penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang tidak naik drastis.

Data kesakitan penyakit berhubungan dengan kualitas udara tidak sehat: ISPA, pneumonia, dan asma, secara umum tren tidak naik dengan jumlah kasus sebelum pandemi," ujar Ani Ruspitawati, dikutip jakartagoid,Kamis (17/8). Pada tahun 2020 dan 2021 saat pandemi, angka kesakitan relatif turun. Tetapi tahun 2023, tren angka kesakitannya masih relatif sama dengan tahun 2018 dan 2019, sebelum pandemi.

"Tren biasanya di awal tahun tinggi. Sekarang belum terlalu turun karena musim kemaraunya agak panjang," tambah Ani. Karena perubahan iklim, pola penyakitnya agak berubah. Sejauh ini dari monitor, pergerakan kasusnya masih relatif normal. Tidak ada peningkatan signifikan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.