Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berpotensi Kembali Terkoreksi

📅 Jumat, 18 Agu 2023, 09:21 WIB | Oleh:
Berpotensi Kembali Terkoreksi Doc: istimewa

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), hari ini (18/8), berpotensi melanjutkan koreksi sebelum libur dalam rangka HUT ke-78 Kemerdekaan RI. Perkembangan ekonomi Tiongkok ditengarai masih menjadi sentimen bagi IHSG jelang akhir pekan ini.

Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang melihat, dalam perdagangan IHSG, Rabu (16/8), secara teknikal, Stochastic RSI dan MACD berpotensi membentuk death cross sebagai indikasi koreksi lanjutan. Potensi koreksi makin terbuka apabila risalah FOMC The Fed pada rapat Juli lalu mengindikasikan sikap hawkish.

Alrich memproyeksikan IHSG dalam perdagangan, Jumat (18/8), bergerak di kisaran 6.830-6.950 dengan kecenderungan terkoreksi.

Sebelumnya, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (16/8) sore, ditutup turun mengikuti pelemahan bursa saham kawasan Asia.

IHSG ditutup melemah 14,56 poin atau 0,21 persen ke posisi 6.900,54. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 2,33 poin atau 0,24 persen ke posisi 963,91.

"IHSG dan bursa regional Asia mengalami koreksi, hal ini tampaknya terbebani dari sentimen kondisi ekonomi Tiongkok, sehingga membuat pelaku pasar cenderung berhati-hati, karena data ekonomi Tiongkok yang lemah dan kurangnya stimulus yang berarti dari pemerintah," sebut Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta.

Hal tersebut membebani prospek negara, bahkan setelah Bank Tiongkok secara tak terduga memangkas suku bunga pinjaman utama, yang membuat kekhawatiran pasar terhadap pertumbuhan ekonomi yang akan berdampak terhadap ekonomi global, mengingat Tiongkok sebagai salah satu kekuatan ekonomi terbesar di dunia.

Sebelumnya JP Morgan Chase & Co memprediksi pertumbuhan ekonomi Tiongkok menjadi 4,5 persen dari sebelumnya 5 persen, setelah serangkaian data ekonomi Tiongkok pada Juli 2023 di luar ekspektasi.

Sentimen lainnya datang dari pandangan pasar yang menilai The Fed masih akan mempertahankan suku bunga acuan lebih tinggi dan lebih lama untuk menjinakkan inflasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Menkeu Suahasil Lantik 5 Pe...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.