Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Membanggakan, FKUI Paparkan Keunggulan Alat Bantu Napas Bayi Ciptaannya

📅 Selasa, 15 Agu 2023, 00:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Membanggakan, FKUI Paparkan Keunggulan Alat Bantu Napas Bayi Ciptaannya Doc: ANTARA/Sean Filo Muhamad
Ket. Guru Besar FKUI sekaligus peneliti produk Mixsafe Transport Infant Blending Resuscitator Prof. Dr. dr. Rinawati Rohsiswatmo menjelaskan produknya di Jakarta, Senin (14/8/2023).

Jakarta - Membanggakan, Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) sekaligus peneliti produk alat bantu napas bayi Mixsafe Transport Infant Blending Resuscitator Prof. Dr. dr. Rinawati Rohsiswatmo memaparkan keunggulan alat bantu napas bayi ciptaannya.

"Alat ini portabel, aman, kadar oksigennya terukur, harga terjangkau, serta merupakan produk dalam negeri," katanya dalam acara Peluncuran Ulang Mixsafe Transport Infant Blending Resuscitator yang diikuti di Jakarta, Senin.

Rina mengatakan alat buatannya portabel, karena menggunakan baterai yang mampu bertahan selama lima hingga enam jam, sehingga dapat digunakan dan dibawa kemanapun.

Baterai pada ada alat yang dapat diselempangkan di bahu ini, kata dia, dapat digunakan untuk menghidupkan kompresor, yang mampu menghasilkan gas medis yang dapat dihirup oleh bayi.

Dia mengungkapkan bayi memerlukan gas medis dalam kadar tertentu jika mengalami asfiksia (kesulitan bernapas), dan tidak dapat ditolong hanya dengan menggunakan oksigen saja.

"Bayi itu tidak boleh (menggunakan oksigen saja atau gas medis saja) dia butuh oksigen tapi konsentrasinya tidak boleh terlalu tinggi. Itu yang susah, kalau bayinya usia tujuh bulan, itu 70 persen kadarnya, kalau kecil, 30 persen. Dimana beli tabung gas yang bisa diatur konsentrasinya?" ujarnya.

Oleh karena itu, Rina menjelaskan produk ini memiliki fitur pengaturan kadar oksigen dan gas medis, yang dapat diatur dengan memutar kenop yang tersedia, sedangkan alat bantu napas bayi yang tersedia di luar negeri, pada umumnya masih dalam bentuk tabung konvensional, dan tidak mudah dibawa-bawa.

Alat kesehatan ini, kata dia, telah memperoleh sertifikasi Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) pada 2018 silam, serta menghantarkannya memperoleh penghargaan Anugerah Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) pada 2021.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono turut mengapresiasi adanya produk tersebut karena turut menjalankan pilar ketiga transformasi kesehatan, yaitu ketahanan kesehatan.

"Pilar ketiga ini sejalan dengan Instruksi Presiden No. 6 Tahun 2016 untuk mempercepat pengembangan industri farmasi dan alat kesehatan, serta Instruksi Presiden No. 2 Tahun 2022 untuk mempercepat penggunaan produk dalam negeri," kata Wamenkes Dante Saksono Harbuwono.

Wamenkes Dante berharap agar FKUI dapat terus mendorong para penelitinya untuk bekerja sama dengan industri dalam menghasilkan produk dalam negeri di bidang kesehatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.