Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinpertan Banyumas Optimistis Tanaman Padi Selamat dari Kekeringan

📅 Minggu, 13 Agu 2023, 17:33 WIB | Oleh:
Dinpertan Banyumas Optimistis Tanaman Padi Selamat dari Kekeringan Doc: ANTARA/Sumarwoto
Ket. Kabut menyelimuti hamparan tanaman padi siap panen di Desa Karangduren, Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas, Minggu (13/8).

PURWOKERTO -- Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dinpertan KP) Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, optimistis sebagian besar tanaman padi di wilayahnya dapat diselamatkan dari dampak kekeringan.

"Berdasarkan data sementara, luasan tanaman padi yang mengalami puso atau gagal panen sangat sedikit," kata Kepala Dinpertan KP Kabupaten Banyumas Jaka Budi Santosa di Purwokerto, Banyumas, Minggu.

Dalam hal ini, kata dia, luasan tanaman padi yang dilaporkan mengalami puso hanya sebesar 84 hektare dari total luas lahan sawah di Banyumas yang mencapai kisaran 26 ribu hektare.

Ia mengatakan dari luasan tanaman padi yang mengalami puso tersebut, 76 hektare di antaranya karena kekeringan, 6 hektare karena serangan organisme pengganggu tanaman, dan 2 hektare akibat serangan hama wereng.

"Kami optimistis sebagian besar tanaman padi di Banyumas dapat diselamatkan, meskipun sampai saat ini masih ada yang panen, bahkan ada pula yang baru tanam terutama wilayah di sekitaran kaki Gunung Slamet karena memang airnya selalu tersedia," jelasnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan pihaknya juga telah menggerakkan penyuluh pertanian lapangan (PPL) untuk memantau kondisi lahan pertanian khususnya sawah di masing-masing wilayah terutama yang rawan kekeringan.

Selain itu, kata dia, petugas PPL juga telah diminta untuk berkoordinasi dengan kelompok tani termasuk pemangku kepentingan lainnya dalam rangka penggunaan pompa untuk area tanaman padi yang terdampak kekeringan.

"Itu hanya sebagian kecil langkah-langkah yang telah kami siapkan untuk mengantisipasi dampak kekeringan pada musim kemarau tahun 2023 yang dibarengi El Nino," kata Jaka.

Ia pun optimistis ketersediaan pangan di Banyumas masih mencukupi kebutuhan karena produksi padi di kabupaten itu pada tahun 2022 mencapai 374 ribu ton gabah kering giling (GKG) atau setara dengan 240 ribu ton beras atau masih surplus sekitar 40 ribu ton beras.

Surplus tersebut diketahui berdasarkan asumsi konsumsi beras per kapita per tahun sebanyak 111,58 kilogram.

Dengan jumlah penduduk 1,77 juta jiwa, Kabupaten Banyumas membutuhkan beras sekitar 200 ribu ton per tahun, sehingga dengan jumlah produksi yang mencapai 240 ribu ton berarti masih ada surplus hingga 40 ribu ton.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.