Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Memoar Napak Tilas Perjuangan TRIP Dalam Perang Kemerdekaan

📅 Sabtu, 12 Agu 2023, 00:00 WIB | Oleh: Tim Penulis

Sementara menurut Milono Hariadianto, ahli waris yang juga putera pertama (Alm) Roestono, setelah terbit buku dan dibuat versi bahasa Indonesia, ada banyak kejutan yang baru ia dan keluaga besarnya ketahui dan sadari akan perjuangan sang ayah.

"Kami sering menangis bangga dan terharu. Terbayang perjuangan (Alm) Ayah dan teman-temannya dalam kondisi yang terbatas, pasca-kemerdekaan Indonesia. Tidak hanya itu, hebatnya lagi ayah bisa mengisahkan semua itu dalam naskah berbahasa Inggris yang nyaris sempurna selama sepuluh tahun," ujar Adi, panggilan akrab Milono.

Ditambahkan Adi, buku ini hadir sebagai amal jariah Alm Ayahnya dan semua pihak, khususnya apresiasi diberikan kepada yang terlibat penuh, yakni adik iparnya, Prasetio. "Disela-sela kesibukannya sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk., Prof. Prasetio yang telah menyusun lima buku mampu mengemban amanah dari kami sekeluarga. Apresiasi juga kepada keluarga besar TRIP, khususnya Bapak Hayono Isman, Ibu Destry Damayanti dan team penerbit," tambah Adi.

Bertempat di Graha CIMB Niaga, peluncuran buku "Perjuanganmu Kuteruskan Sampai Akhir Zaman" tersebut dihadiri oleh berbagai kalangan praktisi pertahanan, akademisi, hingga sejarawan. Peluncuran buku tersebut dibuka secara langsung penggagas peluncuran buku ini, yakni Prof. Prasetio yang juga merupakan perwakilan dari keluarga besar alm Roestono Soeparto Koesoemo serta ahli waris penulis yakni Bapak Milono Hariadianto.

Turut memberikan sambutan khusus pada acara tersebut adalah Mayor Jenderal TNI Dr. dr. Sutan Finekri A. Abidin, Sp.OG., Subsp., K.FM., M.A.R.S., M.H.., putra dari Dr. Sutan Zainul Arifin Abidin, Sp.DV alumnus Stovia tahun 1940 yang juga Tentara PETA (Pembela Tanah Air) serta Anggota DPR tahun 1954. Agenda peluncuran buku tersebut juga diisi oleh sesi bedah buku yang dipandu oleh Nanda Avalist, kandidat doktor bidang Military/Naval Strategy dari Curtin University Australia, yang dikenal sebagai seorang diplomat karier Indonesia yang juga sejarawan militer yang menjadi penerjemah dan editor buku ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Mesir Coba Redam Titik Didih Konflik di Afrika

48 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Mesir Coba Redam Titik Didi...

Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Gila, 350 Rekor Lahir di As...
Advertisement
Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.