Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DKI Tambah 23 Taman Baru untuk Perbaiki Kualitas Udara

📅 Jumat, 11 Agu 2023, 21:22 WIB | Oleh:
DKI Tambah 23 Taman Baru untuk Perbaiki Kualitas Udara Doc: ANTARA/HO-Pemkot Jakbar
Ket. Ilustrasi. Uji kepatuhan emisi kendaraan bermotor di depan Mall Taman Anggrek, Jakarta Barat, Jumat (12/7/2023).

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menambah 23 taman baru dengan total luas 6,7 hektare dalam upaya memperbaiki kualitas udara di Ibu kota.

"Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta sudah menyiapkan anggaran untuk membangun 23 taman baru di lima wilayah kota administrasi dengan total luas 6,7 hektare," kata Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono di Jakarta, Jumat.

Dengan kehadiran taman baru tersebut, Heru berharap bisa memberikan efek jangka panjang untuk memperbaiki udara dan lingkungan di Ibu Kota.

Heru menjelaskanmeningkatnya polusi udara di Jakarta dipengaruhi emisi (sisa pembakaran) baik yang berasal dari sumber lokal, seperti transportasi dan residensial, maupun sumber regional dari kawasan industri yang lokasinya dekat dengan Jakarta.

"Selain menambah taman, saya juga sudah meminta untuk mengganti bus-bus yang lebih ramah lingkungan termasuk yang bertenaga baterai (listrik)," ucap Heru.

Kemudian melalui penerapan kebijakan ganjil genap nomor polisi kendaraan roda empat, kebijakan disinsentif tarif parkir bagi kendaraan yang tidak lulus uji emisi, pendataan kawasan, serta perluasan dan optimalisasi Ruang Terbuka Hijau (RTH).

"Saya beserta jajaran juga menggencarkan penanaman pohon yang dilakukan setiap Selasa atau Jumat," ujar Heru.

Sejak Oktober 2022 hingga Juli 2023, Dinas serta Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota telah menanam sebanyak 10.474 pohon serta jumlah ini masih akan bertambah ke depannya.

Jumlah penanaman pohon dan tanaman hias yang dilaksanakan oleh lima Wilayah Kota Administrasi dan Kabupaten Kepulauan Seribu periode April sampai Juli 2023 sebanyak 55.345 pohon pelindung dan pohon produktif, serta 203.973 tanaman.

"Kondisi ini menjadi tantangan besar bagi kami di Pemprov DKI Jakarta. Oleh karena itu, program-program yang sudah berjalan akan terus ditingkatkan," ucap Heru

Heru juga mengimbau seluruh warga turut membantu dalam perbaikan kualitas udara di Jakarta dengan mulai beralih menggunakan transportasi umum seperti TransJakarta, MRT, LRT, Mikrotrans, dan lain sebagainya.

Rencana perbaikan kualitas udara di Jakarta merupakan program jangka panjang yang harus terus dikawal penerapannya. Untuk menyukseskan hal ini, diperlukan juga sinergi dengan pemerintah daerah sekitar yakni Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Bodetabek).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Pentagon Tutup Mulut soal E...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.