Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Memanas, AS Cemooh Tawaran Rusia Kirim Biji-bijian Gratis ke Afrika

📅 Kamis, 10 Agu 2023, 00:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
Memanas, AS Cemooh Tawaran Rusia Kirim Biji-bijian Gratis ke Afrika Doc: ANTARA/REUTERS/Igor Tkachenko
Ket. Arsip foto - Sebuah truk terlihat di terminal biji-bijian selama panen jelai di wilayah Odesa, saat serangan Rusia terhadap Ukraina berlanjut, Ukraina 23 Juni 2022.

Washington - Memanas, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken pada Selasa mencibir tawaran Rusia untuk memasok enam negara Afrika dengan biji-bijian gratis, dengan mengatakan bahwa usulan tersebut "menggelikan".

"Apa yang Rusia usulkan adalah mengirimkan biji-bijian ke enam negara, sekitar 50 ribu ton," kata Blinken dalam wawancara dengan BBC.

Blinken mengatakan bahwa kesepakatan biji-bijian Laut Hitam telah mengirimkan 20 juta ton ke negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah.

Dengan kata lain, tawaran Rusia untuk memberikan 50 ribu ton biji-bijian ke Afrika sebagai kompensasi karena keluar dari perjanjian tersebut adalah sebuah penyusutan dari apa yang telah didapat negara-negara itu dan yang mereka butuhkan, tambahnya.

Lebih dari 50 persen dari semua ekspor yang diproses berdasarkan perjanjian Laut Hitam akan dikirim ke Afrika, termasuk sekitar dua pertiga dari semua gandum yang dikirim dari Ukraina, kata Blinken.

Pada 17 Juli, Rusia menangguhkan partisipasinya dalam perjanjian Laut Hitam. Kesepakatan itu ditandatangani pada Juli 2022 berkat mediasi PBB dan Turki dalam upaya untuk melanjutkan ekspor biji-bijian dari tiga pelabuhan Laut Hitam Ukraina.

Rusia menyatakan tidak akan kembali ke kesepakatan ekspor biji-bijian Laut Hitam sampai ada kejelasan tentang perjanjian untuk memfasilitasi ekspor makanan dan pupuk Rusia yang terhambat oleh sanksi Barat setelah invasi Rusia ke Ukraina.

Rusia mengatakanbahwa beberapa bagian yang terkait dengan permintaan Moskow dalam kesepakatan itu belum dipenuhi. Moskow meminta agar berbagai hambatan bagi ekspor pupuk Rusia dihilangkan dan bank pertanian mereka dipulihkan ke sistem transaksi keuangan global SWIFT.

Namun, Blinken menyatakan bahwa dia secara pribadi telah mengirimkan surat jaminan atauletter of comfortkepada pimpinan bank-bank besar untuk "memberitahukan mereka dengan seterang-terangnya bahwa tidak ada masalah bagi mereka untuk memfasilitasi" transaksi dengan Rusia yang dilakukan di bawah kesepakatan Laut Hitam.

"Sanksi kami sejak hari pertama mengecualikan gandum, biji-bijian, pengiriman, asuransi Rusia, semua hal yang diperlukan agar bisa dikirim ke seluruh dunia. Seperti yang saya katakan, kami ingin makanan dan biji-bijian milik siapa pun sampai ke tempat-tempat yang memerlukannya," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
Luar Negeri
Pentagon Tutup Mulut soal E...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.