Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Alami Pelecehan, 7 Peserta Kontes Kecantikan Lapor Polisi

📅 Kamis, 10 Agu 2023, 11:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Alami Pelecehan, 7 Peserta Kontes Kecantikan Lapor Polisi Doc: ANTARA/Ilham Kausar
Ket. Kuasa Hukum Mellisa Anggraini (depan) memberi keterangan pers terkait kasus foto bugil di sebuah kontes kecantikan saat mendatangi Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (7/8/2023).

JAKARTA - Penyidik Polda Metro Jaya segera memanggil manajemen hotel di lokasi terjadinya dugaan pelecehan seksual terhadap sejumlah finalis ajang konteskecantikan di Jakarta Pusat.

"Berikutnya kita akan panggil pihak hotel," kata Plh Kasubdit Remaja Anak dan Wanita (Renakta) Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Yuliansyah saat dikonfirmasi, Kamis (10/8).

Yuliansyah menjelaskan pemanggilan terhadap pihak hotel bertujuan untuk pemeriksaan yang menjadi bagian dari rangkaian penyelidikan dalam kasus tersebut.

Namun Yuliansyahbelum memberi informasi lebih lanjut mengenai waktu pemanggilan terhadap pihak hotel hanya saja akan disampaikan dalam waktu dekat ini.

Yuliansyah menambahkan pihak kepolisian sudah mendatangi lokasi hotel pada Rabu (9/8) yang diduga menjadi lokasi terjadinya peristiwa pelecehan tersebut.

Meski begitu, Yuliansyah tidak mengungkap lebih jauh perihal pengecekan hotel yang dilakukan pihaknya.

"Penyidik hanya mengecek gambaran umum TKP (tempat kejadian perkara) saja agar ada gambaran kemudian kita lakukan pendalaman lagi, " ucapnya.

Sebelumnya kuasa hukum korban pelecehan di kontes kecantikan, Mellisa Anggraini mengungkapkan sudah ada 30 peserta yang melaporkan telah menjadi menjadi korban pelecehan dalam ajang tahunan tersebut.

"Sebenarnya yang mengalami ada 30 orang. Tapi yang baru memberikan kuasa baru 7 orang. Tapi seiringberjalannya waktu bisa terus bertambah," katanya saat mendatangi Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Metro Jaya pada Rabu (9/8)

Mellisa juga menyampaikan kedatangannya ke Polda Metro Jaya untuk memberikan keterangan lebih jauh soal kronologi dalam kasus tersebut.

"Tentu saya menyampaikan apa yang disampaikan oleh para korban, apa-apa yang mereka alami," katanya.

Dia juga menyampaikan dampaknya terhadap korban. "Terus bagaimana dampaknya terhadap mereka, kenapa akhirnya memutuskan melaporkan ini. Termasuk kronologi gambaran besar nanti didalami lagi," katanya.

Mellisa membawa bukti tambahan ke polisi namun dirinya belum bisa menjabarkan bukti baru tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Olahraga
Ganda Campuran Indonesia Ra...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.