Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tangerang Tambah Biopori Superjumbo

📅 Rabu, 09 Agu 2023, 04:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tangerang Tambah Biopori Superjumbo Doc: ANTARA/HO-DLH Tangerang
Ket. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Tihar Sopian.

TANGERANG - Dampak El Nino sudah merambah tanah air. Berbagai daerah mulai kekurangan air atau kekeringan. Untuk mengantisipasi situasi semacam itu, Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang akan menggencarkan membangun biopori superjumbo.

Masyarakat juga secara swadaya diminta ambil bagian. "Caranya dengan membuat biopori di luar rumah masing-masing," jelas Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang, Tihar Sopian, Selasa (8/8). Menurutnya, juga mendorong warga untuk budaya hemat air. Ini juga menjaga ketersediaan air permukiman.

Upaya lain yang juga dapat dilakukan masyarakat adalah membudayakan menanam sebagai cadangan oksigen serta konservasi air seperti dilakukan dinas lingkungan hidup. Saat ini ketersediaan air bersih yang disalurkan PDAM Tirta Benteng masih tersalurkan dengan baik. Namun, dia terus sosialisasi menindak lanjuti imbauan BMKG.

"Kita masifkan sosialisasi dari sekolah melalui program Adiwiyata hingga kampung proklim yang sudah dibentuk di berbagai wilayah," ujarnya. Tihar menyebutkan, Kota Tangerang memiliki dua kolam retensi di RW 08, Kelurahan Cipadu Jaya, Kecamatan Larangan dan di RW 08 Kelurahan Cimone, Kecamatan Karawaci.

Selain itu, sebanyak 1.676 lubang biopori super jumbo telah dibangun di sembilan kecamatan. Kemudian, pada tahun 2023 ini Pemkot Tangerang akan menambah 20 sumur resapan dan 50 biopori super jumbo. Pembangunan sumur resapan dan biopori tersebut akan diprioritaskan di titik-titik rawan banjir.

"Biopori ini kedalamannya satu meter. Lalu, sumur injeksi kedalamannya hingga 40 meter," ujarnya. Camat Pinang, Syarifudin Harja Winata, mengatakan pada tahun lalu telah dbangun 50 titik drainase dan turap, juga dibangun 158 titik pemasangan biopori superjumbo.

Pejabat Madya Pengamat Meteorologi dan Geofisika (PMG), BMKG Stasiun Geofisika Kelas 1 Tangerang, Maria Evi Trianasari, mengatakan puncak kemarau kering 2023 diprediksi terjadi Agustus hingga awal September. "Fenomena ini pun berpotensi mengganggu ketahanan pangan nasional karena adanya ancaman gagal panen di lahan pertanian tadah hujan," ujar Maria Evi.

Percetakan Digital

Sementara itu, saat ini Pemkot Tangerang juga tengah memiliki kegiatan lain. Salah satunya pelatihan kerja. Ini dilakukan Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang. Pendaftaran pelatihan berbasis kompetensi (PBK) Angkatan III ini dibuka 7-11 Agustus untuk kelas desain grafis dan percetakan digital.

Kepala UPT BLK Disnaker Kota Tangerang, Yasin Surya, menuturkan bahwa pelatihan akan dilakukan selama 30 hari mulai 15 Agustus hingga 19 September. Kuota dari tiap kelas sangat terbatas, hanya 20 peserta

"Pelatihan dikhususkan bagi masyarakat yang memiliki KTP Kota Tangerang berusia 18-45 tahun," ujar Yasin. Proses mulai pendaftaran, pelatihan, hingga diberi sertifikat kelulusan gratis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.