Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hasto Ingatkan Ibu Hamil agar Rajin Periksa Kadar Vitamin D

📅 Rabu, 09 Agu 2023, 06:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hasto Ingatkan Ibu Hamil agar  Rajin Periksa Kadar Vitamin D Doc: bkkbn.go.id

Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Hasto Wardoyo. mengingatkan para ibu hamil agar rajin memeriksakan kadar vitamin D dalam tubuh untuk menguatkan plasenta yang berfungsi memberi nutrisi pada bayi.

"Kita tahu vitamin D itu penting bagi ibu hamil, tetapi jarang sekali orang yang menyiapkan diri untuk memeriksa vitamin D sebelum hamil, malah tidak tahu kalau harus diperiksa," kata Hasto saat ditemui di Jakarta, Senin (7/8) lalu.

Ia mengatakan, meskipun Indonesia terletak di negara tropis dengan sinar matahari yang melimpah, tetapi masih banyak ibu hamil yang kadar vitamin D-nya masih di bawah batas minimal.

"Ibu hamil di Indonesia, kadar vitamin D-nya masih banyak yang di bawah 20, itu namanya defisiensi, sedangkan vitamin D dibutuhkan untuk plasentasi, menempelnya plasenta pada rahim, artinya bayi itu punya akar, akarnya menancap di rahim, dan akar itulah yang akan mengambil makanan dari ibunya," papar Hasto.

Dokter spesialis kandungan ini menjelaskan, sebagian besar akar tidak sukses tertancap di rahim, sehingga plasenta ibu menjadi kurang tebal dan tidak subur. "Plasenta yang tipis itu salah satu penyebabnya karena ibu kekurangan vitamin D, sehingga berisiko anemia. Oleh karena itu, kalau kita di negara tropis, saat terkena sinar matahari sedikit jangan buru-buru pakai baju rapat, topi, helm, masker, karena kalau mau dapat vitamin D kan harus terpapar sinar matahari 20 persen badannya," ujar Hasto.

Untuk itu, ia mengingatkan kepada calon pengantin, khususnya calon ibu untuk memiliki kesadaran memeriksakan kadar vitamin D. "Periksa kadar vitamin D itu malah lebih baik sebelum menikah, ke laboratorium periksa vitamin D, periksa HB, berapa kadarnya, coba mana teman-teman yang mau hamil periksa vitamin D, boleh bertaruh dengan saya, mungkin nggak ada 20 persen yang vitamin D-nya di atas 30," ungkap dia.

Hasto juga mengingatkan agar para ibu harus memiliki kesadaran sendiri untuk berjemur demi mendapatkan vitamin D alami, dengan berjalan kaki atau berjemur demi mendapatkan sinar matahari di waktu yang dianjurkan oleh WHO, yakni sekitar pukul 08.00-10.00 WIB.

"Petani-petani kita dulu berjemurlho, di sawahmacul(mencangkul), pakai celana pendek saja, kalau yang laki-laki telanjang dada sampai batas badannya kelihatan.Nahsaya lihat ibu-ibu atau perempuan sekarang meskipun ada hari libur nggak pernah berjemur keluar, jadi nggak ada kesadaran seperti itu, padahal bisa saja jalan keluar sebentar jalan kaki untuk berjemur," ucap dia.

Ia juga menyarankan para ibu untuk mengkonsumsi suplemen vitamin D dengan dosis di atas 5.000. "Mungkin bisa juga mengkonsumsi suplemen vitamin D dengan dosis di atas 5.000, asalkan nanti dievaluasi. Kalau defisiensi vitamin D, minum itu, setelah itu dievaluasi," kata dia. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Luar Negeri
Kabut Asap Indonesia Membur...
Olahraga
Alwi Tersingkir dari French...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.