Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ukraina 'Puas' dengan Dialog Perdamaian yang Dipimpin Saudi

📅 Selasa, 08 Agu 2023, 08:34 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ukraina 'Puas' dengan Dialog Perdamaian yang Dipimpin Saudi Doc: Aljazeera/AFP/SPA/Bandar Al-Jaloud
Ket. Pada Mei lalu, Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman menjamu Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy selama KTT Liga Arab di Jeddah.

KIEV - Ukraina pada Senin (7/8) mengatakan "puas" dengan pertemuan puncak yang diadakan di Arab Saudi akhir pekan lalu tentang penyelesaian damai untuk mengakhiri pertempuran. Dalam dialog tersebut Moskow tidak diundang.

Perwakilan dari sekitar 40 negara termasuk Tiongkok, India, Amerika Serikat dan Ukraina ikut serta dalam KTT perdamaian yang diadakan di Jeddah.

"Kami sangat puas dengan hasil KTT tersebut," kata Kepala Kantor Kepresidenan Ukraina, Andriy Yermak.

"Pertemuan di Arab Saudi adalah latihan untuk dunia di mana tidak ada tempat untuk agresi biadab (oleh Rusia)."

Dia mengatakan ada kesepakatan tentang pertemuan berikutnya, "tetapi tidak ada tanggal pasti" dan mengatakan bahwa "lebih banyak negara akan berpartisipasi".

Dia mengatakan seorang perwakilan Tiongkok "hadir di semua acara."

"Tidak ada alasan untuk meragukan bahwa prinsip 'Tidak ada apa-apa tentang Ukraina tanpa Ukraina' sedang dilanggar," tambahnya.

Rusia sebelumnya mengatakan bahwa penyelesaian damai hanya mungkin dilakukan jika Kiev menurunkan senjatanya.

Rusia, yang tidak diundang ke KTT itu, mengatakan, sebuah resolusi dimungkinkan jika Ukraina "menghentikan permusuhan dan serangan teroris" dan jika negara-negara Barat menghentikan pasokan senjata ke Kiev.

Ia juga meminta Ukraina untuk menyerahkan wilayah pendudukannya ke Moskow.

"Fondasi asli dari kedaulatan Ukraina -- statusnya yang netral, nonblok dan non-nuklir -- harus dikonfirmasi," kata juru bicara kementerian luar negeri Maria Zakharova dalam sebuah pernyataan.

Lebih dari setahun dalam kampanye Moskow di Ukraina, pasukan Kiev terus maju dengan serangan yang telah lama ditunggu-tunggu untuk merebut kembali wilayah yang diduduki.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Uji Coba Pendaratan Pesawat Tempur di Jalan Tol

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.