Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiongkok Tidak Akan Berpihak ke Rusia terkait Ukraina

📅 Selasa, 08 Agu 2023, 08:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiongkok Tidak Akan Berpihak ke Rusia terkait Ukraina Doc: ANTARA/Muhammad Iqbal
Ket. Menlu Tiongkok Wang Yi saat menyampaikan pandangannya dalam Pertemuan Ke-24 Menteri Luar Negeri ASEAN Plus Tiga (APT FMM) di Jakarta, Kamis (13/7/2023).

BEIJING - Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi mengatakan kepada Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov dalam pembicaraan telepon, Senin (7/8), bahwa Tiongkok akan tetap mempertahankan posisi independen dan tidak berpihak terkait Ukraina di tengah upaya negara tersebut mencari penyelesaian secara politis.

Komentar Wang kepada Lavrov itu diumumkan di pernyataan Kementerian Luar Negeri pada Senin (7/8) yang mengatakan Tiongkok akan jadi "suara yang obyektif dan rasional" di forum multilateral internasional apapun dan "secara aktif mempromosikan pembahasan perdamaian".

Pernyataan itu muncul setelah Kementerian mengatakan pada Senin bahwa pembicaraan internasional di Arab Saudi di akhir pekan dalam rangka mencari resolusi damai bagi krisis Ukraina telah membantu "untuk mengkonsolidasikan konsensus internasional".

Lebih dari 40 negara, termasuk Tiongkok, India, Amerika Serikat dan negara-negara Eropa tapi tidak Rusia, ikut serta dalam pertemuan di Jeddah yang berakhir pada Minggu.

Tiongkok mengirimkan Utusan Khusus untuk Urusan Eurasia dan mantan Dubes untuk Rusia, Li Hui, yang pada bulan Mei lalu melawat enam negara Eropa untuk mencari kesamaan bagi penyelesaian damai dari konflik yang telah memasuki bulan ke-18 itu.

Beijing menolak untuk mengecam Moskow atas invasi ke Ukraina yang dimulai pada Februari 2022 dan telah mengusulkan rencana perdamaiannya sendiri yang mendapat sambutan cukup hangat di Rusia dan Ukraina, namun AS dan NATO bersikap skeptis atas usulan tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

30 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

40 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

49 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.