Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BEI Optimistis Jumlah Emiten IPO Melonjak Drastis pada 2023

📅 Selasa, 08 Agu 2023, 14:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
BEI Optimistis Jumlah Emiten IPO Melonjak Drastis pada 2023 Doc: ANTARA/Muhammad Heriyanto
Ket. PT Multi Garam Utama Tbk dan PT Minahasa Membangun Hebat Tbk resmi mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Senin (7/8/2023).

JAKARTA - Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) I Gede Nyoman Yetna meyakini jumlah perusahaan pendatang baru atau yang melangsungkan IPO di pasar modal Indonesia dapat kembali memecahkan rekor pada tahun ini.

Sebelumnya, BEI telah memecahkan rekor dengan mencatatkan sebanyak 59 perusahaan pendatang baru di pasar modal Indonesia pada 2022, atau terbanyak sejak 1992 (sejak privatisasi BEI).

"Mudah-mudahan dari total perusahaan tercatat tahun ini memecahkan rekor lagi, karena jumlahnya hari ini sudah 55," ujar Nyoman di depan awak media di Gedung BEI, Jakarta, Senin (7/8).

Sampai Senin ini tercatat 55 perusahaan melangsungkan Initial Public Offering (IPO) di BEI, dengan dana dihimpun mencapai Rp48,8 triliun.

Nyoman mengungkapkan masih terdapat 36 calon emiten yang mengantre untuk IPO, yang mana sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang listing akan ditempatkan pada papan pengembangan.

"Ada tujuh lagi di pekan ini yang akan listing," ujar Nyoman.

Dari 36 perusahaan tersebut, sebanyak 10 perusahaan aset skala besar di atas Rp250 miliar, 22 perusahaan aset skala menengah antara Rp50 miliar sampai sampai dengan Rp250 miliar, serta 4 perusahaan aset skala kecil di bawah Rp50 miliar.

Pada tahun ini, BEI menargetkan perusahaan yang melantai di pasar modal Indonesia sebanyak 57 emiten.

BEI juga merevisi target jumlah pencatatan efek baru yang melantai sepanjang 2023 menjadi 200 perusahaan di semua instrumen, atau meningkat signifikan dari target semula sebanyak 130 perusahaan.

Adapun, instrumen yang dimaksud meliputi saham, obligasi, waran, kontrak investasi kolektif baru yang mencatatkan exchange traded fund (ETF), dana investasi real estate (DIRE), dan efek beragun aset (EBA).

"Bursa memberikan perhatian dan upaya-upaya kepada semua instrumen," ujar Nyoman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.