Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pramuka AS Tinggalkan Jambore Dunia di Korsel karena Cuaca Panas

📅 Senin, 07 Agu 2023, 00:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pramuka AS Tinggalkan Jambore Dunia di Korsel karena Cuaca Panas Doc: Antara/REUTERS/Kim Hong-Ji
Ket. Seorang peserta Jambore Pramuka Dunia ke-25 dibawa ke rumah sakit di Buan, Korea Selatan, 4 Agustus 2023.

BUAN - Jambore Pramuka Dunia di Korea Selatan (Korsel) disarankan untukdihentikan setelah kontingen AS dan Inggris, Sabtu (5/8) menarik diri seminggu lebih awal karena suhu udara yang panas ekstrem.

Penarikan kontingen AS itu menjadi pukulan bagi penyelenggara dan pemerintah Korsel, yang pada Jumat (4/8) berjanji untuk menambah truk air, ruangan berpendingin dan petugas medis sebagai upaya untuk menyelamatkan kegiatan itu.

Suhu udara mencapai 34 derajat Celcius di Saemangeum, dekat kota Buan di pesisir barat Korsel, di mana 39.000 peserta --sebagian besar merupakan anggota pramuka berusia 14-18 tahun-- berkemah mulai Jumat.

Kontingen AS akan mengikuti program jambore pada Sabtu sebelum pindah ke kamp militer ASHumphreysdekat lokasi jambore pada Minggu, menurut surel yang diterima Reuters.

"Kontingen AS untuk Jambore Pramuka Dunia telah membuat keputusan sulit bahwa kami akan meninggalkan lokasi jambore dunia ke-25 lebih awal karena cuaca ekstrem yang terus berlanjut dan kondisi di lapangan," menurut surel dari tim media rombongan AS kepada para orang tua peserta.

Inggris, yang mengirim peserta terbanyak ke jambore itu, mengatakan pada Jumat bahwa mereka akan pindah ke hotel di Seoul untuk sisa waktu perjalanan mereka guna mengurangi tekanan di lokasi kegiatan.

Pramuka Inggris terlihat meninggalkan lokasi kemah dengan membawa tas mereka ???????di Buan pada Sabtu pagi, menurut saksi mata kepada Reuters.

Hentikan Lebih Awal

Badan Pramuka Dunia dalam pernyataannya pada Jumat mengaku telah meminta pemerintah Korsel untuk mempertimbangkan "pilihan lain guna menghentikan kegiatan lebih awal dari yang dijadwalkan dan membantupara peserta hingga mereka kembali ke negara masing-masing".

Panitia penyelenggara akan berdiskusi pada Sabtu untuk memutuskan apakah akan melanjutkan atau membatalkan jambore itu, atau mengurangi kegiatannya, menurut kantor berita Korsel Yonhap.

Serangan panas ekstrem menyebabkan ratusan peserta jambore jatuh sakit dan dirawat karena mengalamigejala akibat cuaca panas. Kondisi itu memicu keluhan dari para orang tua perserta yang mengkhawatirkan keselamatan anaknya.

Hingga Jumat, lebih dari 150 negara ikut serta dalam kegiatan itu, yang dijadwalkan akan berlangsung hingga 12 Agustus.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Korsel mendorong panitia penyelenggara jambore dunia untuk "melakukan seluruh tindakan yang dibutuhkan" untuk memastikan keselamatan peserta setelah lebih dari 400 orang menderita kelelahan akibat panas di tengah suhu terik.

Jambore Pramuka Dunia ke-25 dimulai pada Selasa bertepatan dengan pengumuman peringatan level tertinggi untuk suhu ekstrem di Korsel yang pertama kalinya dalam empat tahun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

18 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

41 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.