Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pers Harus Mengawal Pemilu 2024

📅 Senin, 07 Agu 2023, 04:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pers Harus Mengawal Pemilu 2024 Doc: ANTARA/Linna Susanti
Ket. Ketua KPU Kota Bogor Samsudin (ketiga dari kiri) dan jajaran bersama Kepala LKBN Antara Biro Penyangga Jakarta Budi Setiawanto (keempat dari kiri) dan jajaran saat foto bersama dalam kunjungan kerja sama di kantor KPU Kota Bogora, kamis (3/8).

BOGOR - Peran pers dinilai penting dalam memperjuangkan demokrasi. Untuk itu, media harus mengawal Pemilu 2024. Ketua KPU Kota Bogor, Samsudin, pekan lalu, mengatakan peran pers dalam mendistribusikan informasi tahapan pemilu menjadi sangat strategis dan penting. Masyarakat perlu tahu perkembangan calon legislatif dan calon presiden yang akan memimpin bangsa ke depan secara positif.

"Kami tidak mungkin setiap saat dari pintu ke pintu memberikan informasi pemilu meskipun juga masih dilakukan. Tetapi, pers sangat membantu," kata dia.Samsudin menuturkan selain tahapan pendaftaran para calon legislatif dan eksekutif di KPU, sosialisasi tahapan dan bagaimana para calon wakil rakyat dikenal masyarakat penting dilakukan media massa.

Pengalaman pemilu sebelumnya, kata Samsudin, menjadi tantangan Pemilu 2024 untuk lebih baik ke depan bersama-sama berkomitmen membangun informasi yang positif dalam mengampanyekan para calon dan proses tahapan pemilu.Peran pers pada Pemilu 2019 juga mendorong capaian pemilih yang datang ke tempat pemungutan suara (TPS) sebanyak 85 persen.

KPU Kota Bogor pada tahun 2022 memproyeksikan jumlah pemilih Pemilu 2024 naik sekitar 84 ribu orang dari semula 716 ribu orang daftar pemilih tetap (DPT) menjadi 800 ribu orang.Diprediksi data pemilih pemula dari usia 17-21 tahun sebanyak 22 sampai 30 persen. Mereka akan didominasi oleh pemilih produktif 25-45 tahun di atas 50 persen, sementara sisanya pemilih lanjut usia.

Pemilu untuk pemungutan suara presiden dan wakil presiden, DPR, DPRD, dan DPD dilaksanakan Rabu, 14 Februari 2023. Menurut dia, keberadaan pers menjadi salah satu yang kuat dalam pengawasan proses tahapan pemilu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Olahraga
Janice/Hunter Melaju ke Fin...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.