Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gerak Cepat, Pemkab Bantaeng Libatkan 800 Penyuluh KB Tekan Prevalensi Stunting

📅 Minggu, 06 Agu 2023, 22:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, Pemkab Bantaeng Libatkan 800 Penyuluh KB Tekan Prevalensi Stunting Doc: Antara/ HO-BKKBN Sulsel
Ket. Suasana kegiatan pertemuan dengan para kader PKB dan TPK untuk menurunkan angka prevalensi Stunting yang digagas Pemkab Bantaeng yang dinakhodai Bupati H Ilham Syah Azikin dengan BKKBN Sulsel dan pihak OPD terkait di KBupaten Bantaeng, Sulsel.

Makassar - Gerak cepat, Pemerintah Kabupaten Bantaeng melibatkan sebanyak 800 peserta yang terdiri dari Penyuluh KB, PLKB Non PNS dan Operator Balai KB, Kader IMP (PPKBD dan Sub PPKBD) serta Tim Pendamping Keluarga (TPK) untuk menekan angka prevalensi stunting di lapangan.

"Keterlibatan mereka untuk ikut serta dalam kegiatan intensifikasi pendampingan ibu hamil dan pascapersalinan yang terlaksana kerja sama Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemkab Bantaeng," kata Bupati Bantaeng, H Ilham Syah Azikin di Kabupaten Bantaeng, Minggu.

Dia mengapresiasi para PKB dan kader TPK atas kinerjanya di lapangan yang tak henti-hentinya membatu mensukseskan program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, Keluarga Berencana (Bangga Kencana) dan Percepatan Penurunan Stunting (PPS) di Kabupaten Bantaeng.

"Petugas sebanyak 800 orang, baik dari PKB dan kader TPK di Bantaeng merupakan garda terdepan kami di pemerintahan dalam menyampaikan program kepada masyarakat secara langsung," ujar Ilham.

Pada kesempatan tersebut, dia berharap agar Ketua TP PKK Kabupaten Bantaeng, Hj Sri Dewi Yanti, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB (DPPKB) Bantaeng, Muhammad Haris, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng, dr Andi Ihsan, M.Kes, termasuk kepada kepada PKB dan Kader TPK agar menjaga kesolidan, kebersamaan dan senantiasa kerja ikhlas.

"Hal ini agar setiap usaha kita lakukan menjadi amal baik untuk kita dan bermanfaat bagi masyarakat," ujar Ilham.

Sementara itu, Kepala DPPKB Bantaeng, Muhammad Haris menyebutkan, capaian program Bangga Kencana di Kabupaten Bantaeng untuk Angka Kelahiran Total (TFR) tercatat 2,2, dengan persentase kepersertaan berKB 65,32 persen serta unmeet need mencapai 12 persen (Susenas 2021).

Sementara Jumlah Kampung Keluarga Berkualitas (KB) yang telah terbentuk hingga 2023 sebanyak 55 Kampung KB dari target 67 desa/kelurahan atau 82,1 persen.

"Terkait prevalensi stunting di Kabupaten Bantaeng, hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022 menunjukkan angka 22,1 persen, terjadi penurunan 0,4 persen dari tahun 2021 sebesar 22,5 persen" katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

30 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

56 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.