Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Daerah Perlu Percepat Tanam

📅 Kamis, 03 Agu 2023, 08:44 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Daerah Perlu Percepat Tanam Doc: istimewa

JAKARTA - Daerah diminta mempercepat masa tanam untuk mengantisipasi dampak cuaca panas ekstrem atau El Nino. Tak hanya itu, daerah diharapkan ikut berpartisipasi mendorong konsep pertanian dengan pendekatan agroekologi atau ramah lingkungan.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, menginstruksikan Provinsi Lampung mempercepat proses tanam dengan varietas unggul tahan kering serta menggunakan kekuatan teknologi mekanisasi sebagai alat utama menjaga produksi dalam negeri. Langkah ini, menurut Mentan, perlu dilakukan agar Lampung mampu menjaga wilayah penyangga dalam mengantisipasi cuaca ekstrem El Nino yang diperkirakan berlangsung lama.

"Antara lain mempersiapkan lahan lahan penyangga kita kurang lebih 500 ribu hektare untuk intensifikasi yang lebih. Dan tentu kita akan gunakan kekuatan mekanisasi dan teknologi termasuk penyesuaian varietas yang tahan kekeringan," ujar Mentan melalui keterangannya, dalam rapat koordinasi antisipasi dampak iklim El Nino Provinsi Lampung, Rabu (2/8).

Mentan mengatakan, selama ini, Provinsi Lampung menjadi daerah penyangga langsung bagi daerah di Pulau Jawa. Karena itu, dalam menghadapi El Nino ini Lampung harus menjadi daerah terbaik dalam peningkatan produkai bagi kepentingan nasional.

"Kelihatannya Pak Kadis yang ada di sini Pak Bupati, Pak Gubernur sangat serius dan sangat antusias membantu kepentingan bangsa yang kita cintai ini," katanya.

Menurut Mentan, upaya pemerintah dalam mengantisipasi dampak buruk El Nino juga dilakukan dengan mendorong penanaman 1.000 hektare di setiap daerah. Khusus untuk wilayah Lampung, dirinya berharap pimpinan daerah terus mendampingi petani dalam berproduksi.

Asisten Daerah 2 Pemerintah dan Perekonomian Provinsi Lampung, Kusnardi, menyampaikan terima kasih atas dukungan dan perhatian besar jajaran Kementan terhadap Provinsi Lampung dalam membangun pertanian yang jauh lebih kuat terutama saat El Nino.

Menurut Kusnardi, saat ini potensi lahan sawah di Lampung mencapai 361 ribu hektare lebih. Sebagai antisipasi kegagalan, pihaknya sudah meminta para Bupati agar mempercepat proses tanam dan menyalurkan bantuan pompa. "Lampung akan melaksanakan tanam padi 100 ribu hektare untuk periode Juli sampai September 2023," jelasnya.

Dorong Agroekologi

Secara terpisah, Kepala Pusat Pengkajian dan Penerapan Agroekologi Serikat Petani Indonesia (SPI), Muhammad Qomarunnajmi, mengatakan selain fokus meningkatkan produksi, pemerintah juga perlu mendorong daerah untuk mendorong pertanian agroekologi. Dia menambahkan sektor pertanian bisa beradaptasi menghadapi pemanasan global melalui agroekologi.

"Dengan pendekatan agroekologi bisa mempertahankan produktivitas, sekaligus menjaga kelestarian alam, karena input-input produksi, dibuat oleh teman-teman petani sendiri dengan bahan bahan yang ada di sekitarnya," paparnya.

Pertanian organik itu misalnya dengan menggunakan pupuk organik, mengurangi penggunaan pupuk buatan, pestisida dan hasil rekayasa genetika penggunaan bahan bahan kimia. Ini demi menekan pencemaran udara, tanah, dan air.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.