Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Investor Tiongkok Akan 'Groundbreaking' di Kaltara

📅 Senin, 31 Jul 2023, 08:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Investor Tiongkok Akan 'Groundbreaking' di Kaltara Doc: ISTIMEWA
Ket. Menteri Investasi/ Kepala BKPM Bahlil Laha­dalia

JAKARTA - Menteri Investasi/ Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan investor Tiongkok akan melakukan seremoni tanda dimulainya pembangunan atau groundbreaking di kawasan industri Kalimantan Utara (Kaltara) pada Desember 2023.

"Kita membahas dengan empat CEO besar, yang akan melakukan investasi di kawasan industri Kaltara dan mereka akan melaksanakan 'groundbreaking' setelah beberapa syarat internal dari Tiongkok selesai, kemungkinan besar Desember tahun ini," kata Bahlil setelah mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan sejumlah CEO dari perusahaan-perusahaan Tiongkok, di Chengdu, Tiongkok, Jumat (28/7), sebagaimana tayangan video yang diunggah Youtube Sekretariat Presiden.

Bahlil menjelaskan selain komitmen dari empat CEO untuk investasi di Kaltara, Indonesia pada Jumat ini juga melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) sekaligus perjanjian kerja sama dalam rangka membangun ekosistem hilirisasi kaca di Rempang, Batam, Kepulauan Riau, senilai 11,7 miliar dolar AS.

Menurut Bahlil, investasi dan pembangunan kawasan industri di Rempang dapat menyerap banyak tenaga kerja di Indonesia

"Dan investasi ini betul-betul akan memakai tenaga kerja kurang lebih sekitar 35 ribu orang karena ini adalah hilirisasi pasir kuarsa dan silika yang salah satu akan kita lakukan di Rempang ini," ucapnya.

Presiden Jokowi, kata Bahlil, telah memberikan instruksi agar jajaran menteri segera menindaklanjuti agar komitmen investasi dari Tiongkok dapat terealisasi.

Menurut Menteri Investasi, di kawasan industri Kaltara, turut akan dibangun hilirisasi industri menggunakan Energi Baru dan Terbarukan untuk produk petrokimia, dan baterai mobil listrik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.