Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Australia Juara Umum Renang Dunia di Fukuoka

📅 Senin, 31 Jul 2023, 07:14 WIB | Oleh:
Australia Juara Umum Renang Dunia di Fukuoka Doc: Philip FONG / AFP
Ket. upacara penyerahan medali I Para peraih medali emas Australia berpose saat upacara penyerahan medali untuk nomor renang estafet gaya bebas 4x100 meter campuran dalam Kejuaraan Akuatik Dunia di Fukuoka, Sabtu (29/7).

FUKUOKA - Australia menyamai rekor raihan emas di kejuaraan dunia renang. Katie Ledecky dan Sarah Sjostrom mengukir nama dalam sejarah olahraga renang dunia. Australia merebut tiga medali emas lagi, Sabtu (29/7), untuk menambah raihan menjadi 13 emas di Fukuoka. Jumlah tersebut menyamai capaian terbaik Australia tahun 2001 dan 2005.

Jumlah tersebut juga mengamankan tempat Australia di puncak tabel medali. Australia finis di depan Amerika Serikat untuk pertama kalinya sejak 2001. Torehan Australia termasuk rekor dunia kelima yang dicetak Kaylee McKeown. Dia menyapu bersih gelar dunia gaya punggung yang belum pernah terjadi.

Cameron McEvoy, yang meraih medali emas di gaya bebas 50 m putra, mengatakan penampilan rekan setimnya telah mendorongnya."Sulit untuk tidak memanfaatkan itu dan hanya mengikuti arus," ujarnya. Perenang Amerika Serikat Ledecky memenangkan gaya bebas 800 m putri untuk menjadi perenang pertama yang memenangkan nomor yang sama enam kali di kejuaraan dunia.

Sjostrom asal Swedia memenangkan lomba kelimanya saat merebut gelar di nomor gaya kupu-kupu 50m. Dia terjun kembali ke kolam renang 20 menit kemudian dan memecahkan rekor dunia miliknya sendiri di gaya bebas 50 m. Tim estafet gaya bebas campuran 4x100 m Australia merebut gelar dengan rekor dunia 3 menit, 18,83 detik yang membuat Mollie O'Callaghan medali emas kelima.

"Saya mengalami banyak hal dan harus mempertahankan menjadi seprofesional mungkin," ujar O'Callaghan. Dia telah menjadi bagian dari empat rekor dunia tim atau perorangan di kejuaraan dunia kali ini. Ledecky merebut medali emas kategori perorangan ke-16 di kejuaraan dunia, melampaui capaian rekan senegaranya, legenda renang dunia, Michael Phelps.

Dia melaju untuk finis dengan catatan waktu 8 menit, 08,87 detik untuk menang di depan Li Bingjie dari Tiongkok dengan waktu 8:13.31 dan Ariarne Titmus dari Australia dengan waktu 8:13.59. Itu adalah emas kedua Ledecky setelah dia mempertahankan gelar di gaya bebas 1.500m.

Kemenangan terbarunya memberinya 21 medali emas kejuaraan dunia, memperpanjang rekornya sebagai wanita paling berprestasi dalam sejarah olahraga renang. "Saya sangat senang bisa konsisten selama ini," ujarperenang berusia 26 tahun itu, yang mengatakan ingin berkompetisi di Olimpiade Los Angeles 2026.

Sjostrom meraih medali emas kategori perorangan ke-20 dengan memenangkan gaya kupu-kupu 50 m. Dia menyentuh dinding dengan catatan waktu 24,77 detik untuk menang di depan Zhang Yufei asal Tiongkok yang memiliki catatan waktu 25,05 detik dan perenang Amerika Serikat Gretchen Walsh memiliki catatan waktu 25,46 detik. ben/AFP/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Mutasi Polri, Pejabat Divpr...
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.