Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Prajurit TNI dan Polisi Memburu Pemuda Penganiaya Dua Lansia di Sukabumi

📅 Sabtu, 29 Jul 2023, 00:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Prajurit TNI dan Polisi Memburu Pemuda Penganiaya Dua Lansia di Sukabumi Doc: Antara/Aditya Rohman
Ket. Petugas gabungan dari unsur TNI dan Polri yang dibantu warga tengah mencari keberadaan H warga Kampung Tanahputih, Desa Sasagaran, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi, Jabar yang menganiaya dua pria lansia pada Jumat, (28/7) yang menyebabkan korban mengalami luka berat.

Sukabumi - Petugas gabungan dari unsur TNI dan Polri memburu seorang pemuda bernisial H (39) warga Kampung Tanahputih, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat yang melakukan penganiayaan terhadap dua pria lanjut usia (lansia).

"Informasinya pelaku melarikan diri ke arah perkebunan setelah mengamuk dan menggorok leher EH (85) dan membacok AT (57) dengan menggunakan sebilah golok pada Jumat, (28/7)," kata Kapolsek Kebonpedes Iptu Tommy Ghanhany Jayasakti di Sukabumi, Jumat.

Informasi dari yang dihimpun dari personel Polsek Kebonpedes, aksi penganiayaan yang dilakukan oleh H ini berawal saat korban EH meruqyah H di rumah terduga pelaku di Desa Sasagaran, Kecamatan Kebonpedes.

Saat sedang diruqyah, H tiba-tiba mengamuk lalu mengambil sebilah golok dari belakang rumahnya, tanpa basa-basi, H pun menggorok leher EH. AT yang melihat kejadian itu mencoba melerai, namun malah ikut menjadi bulan-bulanan sehingga mengalami luka bacokan pada bagian pipi hingga telinga sebelah kanan.

Usai melakukan aksi kejinya itu, H kemudian meninggalkan kedua korban di rumahnya dan melarikan diri ke arah perkebunan. Warga sekitar yang mendengar adanya keributan di rumah H, langsung datang dan melihat kedua korban sudah tersungkur tidak berdaya.

Warga pun langsung mengevakuasi korban dengan membawanya ke rumah sakit. Hingga saat ini kedua korban masih menjalani perawatan dari tim medis untuk mengobati luka parah yang dialami EH dan AT.

Mendapatkan laporan adanya kasus penganiayaan personel Polsek Kebonpedes dan unsur TNI serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Kebonpedes langsung meninjau lokasi kejadian.

Petugas gabungan yang dibantu warga pun hingga Jumat malam masih melakukan pencarian terhadap H. Diduga, pelaku penganiayaan tersebut masih berada di wilayah Kecamatan Kebonpedes.

"Untuk motif H melakukan penganiayaan masih kami dalami. Tetapi informasi yang kami terima dari sejumlah saksi, bahwa kejadian itu saat H tengah menjalani terapi kejiwaan atau ruqyah yang dilakukan oleh EH. Sementara AT saat kejadian tengah berada di rumah H," kata Tommy.

Di sisi lain, informasi yang dihimpun dari berbagai narasumber, aksi penyerangan yang dilakukan oleh H bukan yang pertama kalinya, tetapi yang bersangkutan juga pernah melakukan hal yang serupa dan sempat ditangkap polisi. Namun dari hasil pemeriksaan kejiwaan, H diduga mengalami gangguan jiwa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Boleh Juga Jalan-jalan ke K...
Daerah
Skabies Menyerang Warga Bin...
Daerah
Antisipasi Banjir, Pemkot D...
Daerah
Gempa Bumi M6.1 Guncang Sum...
Advertisement
Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.