Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pasukan Gabungan TNI Siap Hancurkan Musuh di Daerah Sasaran

📅 Sabtu, 29 Jul 2023, 22:40 WIB | Oleh:
Pasukan Gabungan TNI Siap Hancurkan Musuh di Daerah Sasaran Doc: Istimewa
Ket. Persiapan pasukan Latgab TNI untuk menuju daerah sasaran yang telah dikuasai musuh.

JAKAARTA - Sehari setelah Pangkogab TNI II, Marsdya TNI Andyawan Martono P mengecek kesiapan pasukan pada apel gelar pasukan, seluruh Kogas (Komando Tugas) yang terlibat dalam Latgab (Latihan Gabungan) TNI 2023 melaksanakan persiapan untuk menuju daerah sasaran yang telah dikuasai musuh.

Menurut siaran persnya, Komando Tugas Gabungan Amfibi (Kogasgabfib) melaksanakan Pertahanan Pangkalan, Komando Tugas Gabungan Pendaratan Administrasi (Kogasgabratmin) mempersiapkan Marshalling Area serta bekal ulang dan Komando Tugas Gabungan Darat (Kogasgabrat) melakukan cek personel, materiil dan serpas.

Kogaslagab yaitu satuan tugas pendukung dan pasukan khusus (Satgasdukpassus) On Board di KRI yang telah ditentukan, demikian juga Kogasudgab dan Kogasgablinud melakukan persiapan di daerah persiapan.

Sementara Komando Tugas Gabungan Pendaratan Administrasi (Kogasgabratmin) dan Datuan Tugas Dukung Bantuan Tempur (Satgasdukbantem) melaksanakan embarkasi materi tempur Kogasratgab dan Satgasdukbantem di KRI yang sudah ditentukan.

Selama unsur dalam melaksanakan manuver lapangan menuju daerah sasaran selalu waspada dan melakukan peran-peran latihan.

Dikarbarkan dalam latihan ini selain melibatkan ribuan prajurit TNI dari tiga matra, juga melibatkan sejumlah alutsista matra darat yakni 27 kendaraan tempur (ranpur) dan kendaraan taktis (rantis), matra laut melibatkan 24 Kapal Perang RI dan 7 pesawat udara. Sedangkan Matra udara menggunakan 26 pesawat udara (Pesud).

Selain itu, Satuan Tugas Dukungan Penerangan (Satgasdukpen) melaksanakan perang opini untuk menjatuhkan moril pasukan "PANDA" dan meningkatkan moril Pasukan TNI serta cipta opini untuk mendapatkan dukungancivil society terhadap operasi yang dilakukan.

Pada latihan puncak Latgab TNI tahun 2023 akan diuji penembakan beberapa senjata strategis yang dimiliki TNI dan akan disaksikan Presiden Joko Widodo selaku Panglima Tertinggi TNI didampingi Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono dan para Kas Angkatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.