Cegah Paham Radikal, BNPT Minta Guru Ajarkan Siswa Kritis Bermedsos

Kamis, 27 Jul 2023, 00:03 WIB

Yogyakarta - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) meminta para guru berbagai jenjang pendidikan di Daerah Istimewa Yogyakarta mengajarkan siswa berpikir kritis terhadap konten atau informasi yang tersebar di media sosial untuk mencegah paparan radikalisme.

"Kita harus mengajarkan siswa cara berpikir kritis tentang informasi yang mereka temui di dunia maya, serta membantu mereka mengidentifikasi dan menghindari konten yang berbahaya," kata Kasubdit Bina Masyarakat Direktorat Deradikalisasi BNPT RI Kolonel Pas Sujatmiko dalam acara Camping Keberagaman Berkolaborasi Untuk Damai Beragama di Sekolah bersama BNPT dan FKPT di Yogyakarta, Rabu.

Sujatmiko menuturkan perkembangan teknologi informasi membuat tren penyebaran paham radikal berubah dari luar jaringan menjadi dalam jaringan sehingga internet dan medsos menjadi alat yang kuat untuk menyebarkan propaganda kepada generasi muda.

"Generasi muda sebagai pengakses informasi terbanyak secaraonlinemenjadi rentan terpapar terorisme," katanya.

Sujatmikomenyebut terduga teroris Zakia Aini (ZA) yang melakukan penembakan di Mabes Polri, Jakarta, pada 2021 adalah salah satu contoh generasi muda yang terpapar paham radikal melalui media sosial.

Berdasar hasil survei BNPTpada 2020, kata dia, disimpulkan bahwa faktor yang paling efektif mereduksi potensi radikalisme adalah diseminasi sosial media, internalisasi kearifan lokal, serta perilaku kontra-radikal.

Untuk membentengi siswa dari propaganda radikal, tambah Sujatmiko, guru sebagai pendidik memiliki peran membimbing generasimuda menjadi individu yang bertanggung jawab dan menjunjung tinggi nilai perdamaian.

Dia menambahkan hingga penyebaran ideologi terorisme masih masif mulai dari level kampus, sekolah, bahkan hingga pendidikan anak usia dini (PAUD).

Dengan tantangan itu, para guru sebagai pendidik perlu membangun lingkungan belajar yang aman, inklusif, bukan eksklusif.

"Kita harus menyiapkan ruang tempatsiswa merasa nyaman bercerita tentang isu-isu yang kompleks yang kadang perlu didengar, termasuk soal terorisme," ujarnya.

Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Anak Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) DIYFatma Amilia menambahkan bahwa FKPT DIY melalui berbagai program akan terus berkomitmen mendukung penurunan radikalisme, antara lain melalui Camping Keberagaman.

Camping Keberagaman ini diisi dengan berbagai kegiatan, antara lain pemahaman tentang berbagai aliran yang bertujuan memecah belah kerukunan beragama, praktik moderasi beragama, membuat narasi lewat medsos, serta kolaborasi pembuatan video sebagai bahan kampanye damai beragama dan bahan ajar.

"Program ini adalah upaya menutup jalan ke arah radikalisme, dimulaioleh guru yang akan mentransfer ilmu kepada anak didik," kata Fatma.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

Korea Utara Tuding Rencana Perluasan Anggaran Pertahanan Jepang Sebagai 'Persiapan Perang'

Brentford Kalahkan Tottenham Hotspur dengan Skor Telak 3-0

Pemprov NTT Percepat Perbaikan Infrastruktur Terdampak Gempa M7,7

Pemerintah Kota Batam Siapkan Subpenyalur BBM Nelayan di Pulau Rempang

Permudah Akses BBM Subsidi, Pemkot Batam Siap Bangun SPBU untuk Nelayan di Pulau Rempang

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

Film "The Odyssey" Laris di Korea Selatan, Lampaui 6 Juta Penonton

Balas Trump, Iran Peringatkan Negara yang Gabung dengan Sanksi AS Dianggap 'Musuh'

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah RI Diprakirakan Cerah Berawan pada Minggu

Shopee Gandakan Donasi, Perkuat Gotong Royong Digital untuk Pemulihan Paska Gempa NTT

PT KAI Menilai Sejumlah Kegiatan di Purwokerto Tingkatkan Mobilitas Masyarakat

Lampaui Target Nasional, Banten Jadi Contoh CKG-TBC

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.