Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pengelolaan Sektor Logistik Harus Diperbaiki

📅 Selasa, 25 Jul 2023, 10:57 WIB | Oleh:
Pengelolaan Sektor Logistik Harus Diperbaiki Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Sektor logistik di Tanah Air perlu segera diperbaiki seiring penurunan peringkan Indonesia dalam Index Performance Logistics (LPI) yang dirilis World Bank. Karenanya, dibutuhkan sinergi dan upaya ekstra keras antara pemerintah dan stakeholder sektor logistik.

Ketua Umum DPP Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI), Yukki Nugrahawan Hanafi menyatakan, selain tetap berkomitmen memperbaiki sektor logistik, RI juga mesti fokus pada menjaga pertumbuhan ekonomi guna merealisasikan program Indonesia Emas pada 2045. Konsentrasi pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi nasional itu setidaknya dapat dilihat pada sejumlah indikator utama, meliputi data pertumbuhan ekonomi pada triwulan II-2023 yang cukup tinggi.

Selain itu, daya beli masyarakat hingga kini juga masih cukup baik, belanja pemerintah terjaga, serta investasi yang ditargetkan baik itu Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) tercapai. Yukki menambahkan, dengan tingkat inflasi yang masih dibawah 5 persen, daya tarik Indonesia bagi PMA maupun PMDN masih prospektif.

"Disamping itu, program hilirisasi industri oleh Pemerintah juga telah membuahkan hasil sehingga mendorong investasi yang pada akhirnya pertumbuhan ekonomipun terjadi bukan hanya di Jawa tetapi juga di luar pulau Jawa," kata Yukki di Jakarta, Senin (24/7).

Selain itu, kata Yukki, secara geografi dan karakteristiknya, Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, tak bisa dibandingkan dengan negara lainnya dalam kaitan sistem logistik nasionalnya, apalagi jika survei LPI hanya mengakomodir untuk beberapa komoditi saja.

Dia mengemukakan, terkait pembenahan sistem logistik nasional, sejauh ini, pemerintah sudah melakukan banyak hal, termasuk mengatur bagaimana yang menyangkut trafik dan produktivitas, digitalisasi, transformasi pelaku usaha di dalam negeri, hingga mendorong pertumbuhan investasi di sektor tersebut.

Investasi Membaik

Pria yang juga Chairman FIATA Regional Asia Pasific menegaskan berdasarkan indikator dan data, tingkat kepercayaan investor terhadap Indonesia, terus membaik. Kementerian Investasi/ BKPM, mencatat realisasi investasi selama semester I-2023 meningkat 16,1 persen dibanding capaian periode tahun lalu (yoy).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.