Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Imperialisme oleh Kekuatan Besar

24 Jumat, 21 Jul 2023, 06:25 WIB | Oleh:
Imperialisme oleh  Kekuatan Besar Imperialisme oleh  Kekuatan Besar Doc: AFP

Peristiwa pecahnya Perang Dunia I (PD I) yang dimulai pada 28 Juli 1914 tidak lepas dari nafsu imperialisme. Mereka berusaha untuk memperluas wilayah, baik tetangganya maupun yang jauh dari wilayahnya.

Imperialisme dilakukan Austria-Hongaria dengan menganeksasi Bosnia dan Herzegovina (1908). Di bawah perjanjian tahun 1878, Austria-Hongaria memerintah Bosnia dan Herzegovina. Padahal wilayah ini secara teknis masih menjadi bagian dari Kekaisaran Ottoman.

Namun pencaplokan oleh Austro-Hongaria terhadap wilayah itu menjadi bumerang bagi diri sendiri. Sebagian besar penduduk Slavia di kedua provinsi itu ingin memiliki negara sendiri, sementara orang Slavia di dekat Serbia berambisi untuk menguasai provinsi itu sendiri.

"Dalam kerajaan multi-etnis, semangat nasionalis memicu perlawanan terhadap penguasa yang jauh," kata Doran Cart, kurator senior Museum dan Peringatan Perang Dunia I Nasional. "Ketegangan sangat tinggi di Balkan, tempat orang Slavia, dibantu oleh orang Slavia Rusia, menentang kekuasaan Austria-Hongaria," imbuh dia.

Selain itu, langkah tersebut menarik Russia, yang menganggap dirinya sebagai pelindung Serbia, menuju pertikaian bertahap dengan rezim Austria-Hongaria.

Imperialisme selanjutnya dilakukan Prancis terhadap Maroko, yang dikenal dengan Krisis Maroko Kedua (1911). Prancis dan Jerman bertengkar selama beberapa tahun atas Maroko, di mana Kaiser Wilhelm II dari Jerman ikut campur dalam upaya untuk menekan aliansi Prancis-Inggris.

Dalam Krisis Maroko Pertama pada 1905, Jerman benar-benar berlayar ke Tangiers untuk menyatakan dukungannya kepada sultan Maroko melawan kepentingan Prancis. Namun alih-alih mundur dari konflik, Inggris bangkit mendukung Prancis.

Dalam Krisis Maroko Kedua pada 1911, Menteri Luar Negeri Jerman, Alfred von Kiderlen-Wächter, mengirim sebuah kapal penjelajah angkatan laut untuk berlabuh di sebuah pelabuhan di pantai Maroko. Hal ini dilakukan sebagai reaksi atas pemberontakan suku yang menurut Jerman didukung oleh Prancis sebagai dalih untuk merebut negara.

Sekali lagi, Inggris mendukung Prancis, dan akhirnya, Jerman terpaksa setuju untuk mengakui protektorat Prancis di Maroko. Kedua krisis tersebut mendorong Inggris dan Prancis lebih dekat, dan hanya mempercepat konfrontasi dengan Jerman.

Penyebab selanjutnya PD I adalah karena Italia menyerang Libia (1911). Pemerintah Italia mengarahkan pandangannya ke Libia, sebuah negara Afrika Utara yang belum diklaim oleh kekuatan Eropa Barat lainnya. Negara ini diputuskan diambil dari Kekaisaran Ottoman yang meninggalkan wilayah itu. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Homepage Mobile Atas
Advertisement
Homedec Homepage

Lisa Blackpink Rilis Video Musik “Tarantino”

29 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
Lisa Blackpink Rilis Video ...
Luar Negeri
Tiongkok Tetapkan Status Si...

NASA: El Nino 2026 Mirip Peristiwa 1997

44 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
NASA: El Nino 2026 Mirip Pe...
Megapolitan
Jalan Muchtar Tabrani Bekas...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.