Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gerak Cepat, Guru di Lumajang Membantu Pemulihan Trauma Siswa Terdampak Lahar Dingin Semeru

📅 Selasa, 18 Jul 2023, 00:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, Guru di Lumajang Membantu Pemulihan Trauma Siswa Terdampak Lahar Dingin Semeru Doc: ANTARA/HO-Biro Adpim Pemprov Jatim
Ket. Arsip Foto - Anak-anak yang terdampak banjir lahar dingin Gunung Semeru di posko pengungsian Desa Jarit mendapatkan trauma healing saat kunjungan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa pada Minggu (9/7/2023).

Lumajang - Gerak cepat. Guru di SDN Nguter 5 Kabupaten Lumajang, Jawa Timur memberikan bantuanpemulihan trauma kepada ratusan siswa yang terdampak banjir lahar dingin Gunung Semeru saat hari pertama masuk sekolah pada Senin.

Kepala SDN Nguter 5 Makhtumah Hidayah mengatakan ada beberapa siswa yang rumahnya terdampak banjir lahar dingin Semeru yang cukup parah, sehingga tidak bisa ditempati kembali.

"Untuk itu kami memberikan trauma healing kepada anak-anak selama seminggu ini untuk menggantikan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) di sekolah, sehingga diharapkan anak-anak senang saat masuk hari pertama sekolah," tuturnya.

Menurutnya ruang kelas di SDN Nguter 5 juga terdampak banjir lahar dingin Gunung Semeru, sehingga mengalami kerusakan dan tidak hanya itu saja karena alat peraga dan buku-buku juga terdampak juga.

"Kami menggunakan satu ruangan untuk dua kelas yang kegiatan belajar mengajarnya (KBM) harus bergantian, sehingga kita jadwalkan menggunakanshiftagar semua siswa bisa belajar," katanya.

Ia menjelaskan kegiatan pemulihantrauma akan dilakukan selama sepekan agar anak-anak tidak mengalami trauma atas kejadian banjir lahar dingin yang menyebabkan kerusakan rumah, sekolah hingga jembatan pada 7 Juli 2023.

"Mudah-mudahan pada minggu kedua nanti mereka sudah bisa konsentrasi untuk belajar kembali setelah mendapatkan trauma healing dan guru-guru bisa mengajar dengan baik," ujarnya.

SDN Nguter 5 di Desa Nguter, Kecamatan Pasirian merupakan salah satu sekolah yang terdampak banjir lahar dingin yang cukup parah karena material lumpur dan pasir yang cukup tebal masuk ke dalam sejumlah ruang kelas, kantor dan koperasi sekolah.

Petugas gabungan menggunakan alat berat untuk membersihkan material lahar dingin Semeru yang memenuhi sejumlah ruang kelas di sekolah setempat, sehingga saat masuk tahun ajaran baru 2023/2024 kelas sudah bisa digunakan meski harus bergantian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.