Toprak Rayakan Podium ke-100­

Senin, 17 Jul 2023, 07:13 WIB

JAKARTA - Luar biasa pencapaian pembalap Pata Yamaha Prometeon, Toprak Razgatlioglu. Dia mampu merayakan podium ke-100 sepanjang kariernya dalam kejuaraan balap motor World Superbike (WSBK). Terakhir dia finis urutan kedua dalam Race 1 WSBK Italia di Sirkuit Imola, Sabtu (15/7) waktu setempat.

Pencapaian ini sekaligus memperpanjang rekor mengesankan dengan 16 kali finis sebagai tiga tercepat berturut-turut. Toprak pun hanya terpaut 3,672 detik dari sang pemimpin Race 1 kali ini, Alvaro Bautista (Aruba It Ducati).

Ket. Foto: Merayakan Podium I Pebalap Pata Yamaha Prometeon Toprak Razgatlioglu merayakan podium ke-100 sepanjang kariernya di World Superbike (WSBK) dengan berfoto bersama timnya di Sirkuit Imola, Italia, Sabtu (15/7). — Sumber: ANTARA/HO/WSBK

Pembalap asal Turki tersebut juga menjadi pembalap keenam yang mencapai tonggak sejarah 100 podium ini, setelah Jonathan Rea, Troy Corser, Noriyuki Haga, Tom Sykes dan Carl Fogarty.

"Saya telah menantikan 100 kemenangan saya! Race 1 ini bukan balapan yang buruk. Saya tidak 100 persen senang karena menyelesaikan balapan di posisi kedua. Sebab tujuan utama saya memenangkan kompetisi," kata Toprak.

"Dalam Race 1, saya merasa tampil baik. Tapi ketika kondisi ban mulai turun, saya melihat Ducati masih memiliki akselerasi sangat bagus. Saya mencoba untuk terus bertarung dengannya, tapi upaya itu tidak cukup," ujarnya.

Di sisi lain, Jonathan Rea (Kawasaki Racing) mengamankan tempat ketiga yang solid. Dia menambah koleksi 252 podium sepanjang kariernya di kelas WSBK. Ia terpaut 7,847 detik dari Bautista. "Ini balapan sangat menantang dan salah satu balapan di mana tidak menyangka bisa naik podium. Meski itu selalu menjadi target di setiap pertandingan," ujar Rea.

Pembalap Irlandia itu memiliki catatan raihan 13 podium berturut-turut di Imola. Dia berharap bisa meraih kemenangan pertama tahun 2023 dan memperbaiki posisi awalnya untuk Race 2 melalui sesi Superpole pada Minggu (16/7) waktu setempat.

"Kami memiliki beberapa data bagus untuk bergerak besok. Untuk Superpole Race, kami bisa cukup kompetitif. Kami perlu memulai dengan baik dan melihat level," kata Rea.

Dia menambahkan, biasanya dalam kondisi yang lebih panas, banyak pengaturan di bagian depan (motor). Ini membutuhkan ban lebih keras. Sepertinya Rea menuju ke arah yang benar. Tapi itu masih belum cukup. Dia harus terus bekerja dan mencoba meningkatkannya. ben/Ant/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Antara, Benny Mudesta Putra

Berita Terbaru

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.