Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hebat ! Siswa Siswi Tuna Rungu Thailand Belajar Angklung dari Guru Sekolah Indonesia Bangkok

📅 Senin, 17 Jul 2023, 00:01 WIB | Oleh:
Hebat ! Siswa Siswi Tuna Rungu Thailand Belajar Angklung dari Guru Sekolah Indonesia Bangkok Doc: Istimewa
Ket. Workshop Angklung mendorong terciptanya komunikasi langsung antara Sekolah Indonesia Bangkok dengan sekolah-sekolah di Thailand, yang diperluas dalam bidang seni budaya antara kedua negara.

BANGKOK - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Bangkok bersama Sekolah Indonesia Bangkok (SIB) baru-baru ini menyukseskan kegiatan Workshop Angklung pada Acara Art for All, di distrik Min Buri, Sabtu (15/7).

Art for All diselenggarakan oleh Art for All Foundation, yang didirikan pada 1997 oleh Channarong Pornrungroj yang pernah menjabat sebagai Dekan Faculty of Fine and Applied Arts di Chulalongkorn University.

Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Bangkok, Achmad Wicaksono, mengatakan, salah satu Guru SIB, Thubany Amas, bergabung sebagai pengisi kegiatan workshop Angklung dalam Art for All bersama Dosen Chulalongkorn University Faculty of Fine and Applied Arts, Paphutsorn Koong Wongratanapitak.

"Acara ini dilaksanakan di Art for All Village, Khlong Sam Wa, Min Buri, yang pesertanya adalah siswa-siswi Sekolah Luar Biasa di Thailand," kata pria yang biasa dipanggil Sony itu lewat pesan tertulis.

Pada acara ini, Thubany Amas, bersama Paphutsorn Koong Wongratanapitak memainkan angklung bersama peserta workshop secara bergantian. Mereka membawakan lagu Barat, lagu Thailand serta lagu Indonesia yaitu Burung Kakak Tua dan Tak Tun Tuang.

"Thubany juga membawakan lagu Bengawan Solo bersama tim workshop alat musik modern dan tradisional yang instrukturnya merupakan dosen seni musik dari berbagai universitas di Thailand," ujarnya.

Saat penutupan acara, Minggu (16/7) pukul 15.00, workshop ditutup dengan penampilan para siswa memainkan angklung secara massal. Seluruh peserta berkumpul di aula utama dan bersama-sama memainkan angklung.

Terdapat beberapa perwakilan delegasi ASEAN yang turut hadir di acara penutupan ini. Lagu yang dibawakan adalah Burung Kakak Tua, namun liriknya diganti menjadi nama-nama negara ASEAN dan dinyanyikan oleh Channarong Pornrungroj.

Menurut informasi Channarong Pornrungroj, biasanya melodi lagu Burung Kakak Tua dipakai untuk menyanyikan lagu dengan lirik negara ASEAN. Koong memimpin permainan angklung dengan hand sign kodaly dan Thubany Amas berdiri di sebelahnya menggunakan angka isyarat untuk peserta tuna rungu.

Sony menambahkan, KBRI Bangkok bersama SIB dalam usianya yang mencapai 60 tahun harus berperanserta dalam mengisi kegiatan pendidikan di Thailand.

"Selain mendorong terciptanya komunikasi langsung antara SIB dengan sekolah-sekolah di Thailand, kerjasama juga hendaknya diperluas dalam bidang seni budaya antara kedua negara," ujarnya.

Selain workshop Angklung yang diikuti siswa-siswi Sekolah Luar Biasa di Thailand, Art for All juga menggelar workshop melukis, membuat kerajinan (gelang, gantungan kunci), membuat tas dari baju bekas, menggambar, membuat celengan, menyablon (teknik cukil), memainkan alat musik modern dan tradisional, menari dan permainan tradisional yang dipandu oleh seniman dan pendidik yang mengisi kelas tersebut secara sukarela.

"Peserta melakukan masing-masing workshop selama 1 jam dan akan menghampiri 4 kelas workshop dalam sehari. Mereka didampingi oleh relawan yang merupakan siswa dari SMA dan Universitas di Thailand," pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Perlu Diperbanyak Kontes Film Pendek Guna Dorong Kreativitas

21 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perlu Diperbanyak Kontes Fi...
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
Megapolitan
Dinkes: Ratusan Warga "Serp...
Nasional
Kemenbud Targetkan 7.000 Ca...
Megapolitan
DPRD dan Pemkot Bogor Berha...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.